Mari Pangestu: Ekonomi Indonesia Punya Daya Tahan

    Antara - 05 Februari 2020 15:05 WIB
    Mari Pangestu: Ekonomi Indonesia Punya Daya Tahan
    Ilustrasi. FOTO: MI/ATET DWI PRAMADIA
    Jakarta: Ekonom senior yang segera menapaki karier baru sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia Mari Elka Pangestu saat diminta untuk menyebut satu kata tentang ekonomi Indonesia memilih kata resilient atau berdaya tahan. Mari Elka Pangestu menilai kata resilient tersebut paling pas untuk menggambarkan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

    “Indonesia ini sudah kena krisis terkecuali 98 karena itu krisis ekonomi, politik, dan krisis finansial. Kita anjlok (tumbuh) minus 13 persen, tapi kita kembalinya itu dalam beberapa tahun, kembali lagi,” kata mantan Menteri Perdagangan itu, seperti dikutip dari Antara, di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.

    Mari yang lahir pada 23 Oktober 1956 itu mengatakan saat terjadi krisis pada 2008, ekonomi Indonesia tumbuh 4,9 persen dan terus bisa naik di atas lima persen. Hal serupa terjadi saat ini ketika dunia dilanda serba ketidakpastian ekonomi.

    “Tapi lima persen relatif, (dibandingkan) negara lain itu baik. Kita resilient tapi dalam artian kita terus bertumbuh mungkin dalam artian kita negara yang besar punya pasar besar,” katanya.

    Ia menambahkan ketahanan Indonesia itu juga terlihat ketika mampu membuat kebijakan mengatasi kemiskinan di tingkat paling bawah dan menyelesaikan persoalan ketimpangan, terutama dari sisi pendapatan antardaerah.

    “Resilient kita itu penting sebagai kesatuan suatu negara. Jadi waktu 98, krisis 98 semua orang memprediksi Indonesia akan pecah belah seperti yang terjadi di Rusia, Uni Soviet. Pecah jadi beberapa negara setelah krisis,” ucapnya.

    Namun, kata dia, faktanya Indonesia tidak pecah dan tetap bersatu kecuali Timor Timur yang melepaskan diri. Hal itu, kata Mari, menunjukkan tingkat ketahanan Indonesia yang cukup tinggi.

    “Dan ada kaitannya dengan ekonomi kebersatuan kita sebagai negara, menurut saya, itu saya cukup bangga sebagai orang Indonesia. Dan mudah-mudahan kita tetap terus bersatu,” pungkas Mari Pangestu.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id