Sri Mulyani Lantik Febrio Kacaribu Jadi Kepala BKF

    Eko Nordiansyah - 03 April 2020 15:41 WIB
    Sri Mulyani Lantik Febrio Kacaribu Jadi Kepala BKF
    Pelantikan Kepala BKF Febrio Kacaribu - - Foto: dok Kementerian Keuangan
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani melantik Febrio Nathan Kacaribu sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) menggantikan Suahasil Nazara. Suahasil saat ini menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan.

    Ani sapaannya, mengatakan Kepala BKF harus menciptakan kebijakan yang responsif dan antisipatif dalam menghadapi situasi dan kondisi luar biasa saat ini. Khususnya mengenai krisis kesehatan yang memengaruhi dinamika perekonomian global.

    "Responsif untuk bisa mengatasi berbagai permasalahan akibat pandemi covid-19, dan antisipatif untuk bisa merespons kondisi terkini dengan berbagai bauran kebijakan hingga beberapa tahun ke depan," kata dia di Jakarta, Jumat, 3 April 2020.

    Ani menjelaskan berbagai dinamika dalam dan luar negeri sangat berimbas pada kondisi makro dan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Karena itu, pengelolaan kebijakan yang efektif penting ketika keadaan ekonomi menjadi genting.

    BKF, lanjutnya, bisa memperkirakan proyeksi depan agar APBN tetap berfungsi menjadi katalis bagi kebijakan strategis dalam upaya menjaga perekonomian tetap stabil.

    "Di tengah masifnya persoalan kesehatan, kita harus tetap memperhatikan pembangunan sumber daya manusia, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi, dan transformasi ekonomi," jelas dia.

    Mantan direktur pelaksana bank dunia ini menambahkan, peran BKF untuk mengoptimalisasikan tax ratio di tengah kebijakan fiskal yang akomodatif bagi dunia usaha sangat diperlukan. Hal ini menuntut BKF agar lebih inovatif dan kreatif.

    "Gap dari sisi administrasi perpajakan contohnya merupakan area eksplorasi yang penting di tengah dilakukannya banyak relaksasi kebijakan fiskal. Salah satu elemen administrasi akan dipengaruhi oleh digitalisasi dan terkoneksinya perekonomian seluruh dunia yang menimbulkan tantangan sendiri bagi penerimaan negara," ungkapnya.

    Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama ini merupakan promosi dan mutasi di lingkungan BKF. Di samping itu, pelantikan dihadiri dengan jumlah undangan terbatas mengikuti aturan protokol keamanan dan kesehatan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dengan tetap memperhatikan tata kelola yang baik. 




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id