Kata Sri Mulyani soal Pencairan Anggaran Pilkada 2020, APBD Jadi Kunci

    Eko Nordiansyah - 22 September 2020 13:30 WIB
    Kata Sri Mulyani soal Pencairan Anggaran Pilkada 2020, APBD Jadi Kunci
    Pilkada. Foto : Medcom.id.
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membeberkan soal realisasi anggaran Pilkada 2020. Menurutnya, anggaran Pilkada tidak hanya didanai menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi juga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

    Sebelum ada pandemi covid-19, Sri Mulyani menyebut anggaran Pilkada 2020 sebesar Rp15,23 triliun didanai APBD. Namun, anggarannya bertambah jadi Rp20,46 triliun untuk melaksanakan protokol kesehatan.

    "Karena ada protokol kesehatan, ada tambahan Rp15,01 triliun dari anggaran KPU dan Rp10,24 triliun berasal dari APBD. Sebanyak Rp4,77 triliun dibantu oleh APBN," kata dia dalam video conference di Jakarta, Selasa, 22 September 2020.
     
    Anggaran yang dari APBN, menurut dia, sudah dicairkan Rp941,4 miliar untuk KPU pada tahap I. Kemudian di tahap II ada Rp2 ,84 triliun sedang dalam proses dan sisanya yang masih menunggu proses pencairannya.

    Sementara anggaran untuk Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) adalah Rp 3,93 triliun, yang berasal dari Rp 3,46 triliun dana APBD dan Rp 474,9 miliar dari APBN. Anggaran dari APBN sudah dicairkan dalam dua tahap, yakni Rp 157,4 miliar untuk tahap I dan Rp 237,4 miliar untuk tahap III.

    Selain itu, ada anggaran untuk pengamanan Pilkada 2020 sebesar Rp1,52 triliun. Sri Mulyani menambahkan, anggaran ini sudah dialokasikan sepenuhnya oleh APBD sesuai dengan penganggaran tersebut.

    "Sebagian (anggaran) pilkada memang berasal dari APBD dan lebih dari 246 daerah sudah mentransfer 100 persen, masih ada beberapa yang belum 100 persen. Itu nanti akan kita track terus," pungkasnya.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id