Kenaikan Status dari Bank Dunia Bukti Ketahanan Ekonomi RI Kuat

    Eko Nordiansyah - 02 Juli 2020 10:20 WIB
    Kenaikan Status dari Bank Dunia Bukti Ketahanan Ekonomi RI Kuat
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: Antara/ Hafidz Mubarak A
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut kenaikan status Indonesia oleh Bank Dunia merupakan bukti ketahanan ekonomi Indonesia terjaga dalam beberapa tahun terakhir. Indonesia naik status dari lower middle income country menjadi upper middle income country.

    Selama ini pemerintah mendorong serangkaian kebijakan reformasi struktural yang difokuskan pada peningkatan daya saing perekonomian. Terutama aspek modal manusia dan produktivitas, kapasitas dan kapabilitas industri demi meningkatkan ekspor dan mengurangi defisit transaksi berjalan. Kemudian pemanfaatan ekonomi digital untuk mendorong pemberdayaan ekonomi secara luas dan merata.

    "Peningkatan status ini akan lebih memperkuat kepercayaan serta persepsi investor, mitra dagang, mitra bilateral dan mitra pembangunan atas ketahanan ekonomi Indonesia," katanya dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020.

    Sri Mulyani berharap status ini dapat meningkatkan investasi, memperbaiki kinerja current account, mendorong daya saing ekonomi dan memperkuat dukungan pembiayaan. Kenaikan status ini juga merupakan tahapan strategis dan landasan kokoh menuju Indonesia Maju 2045.

    "Untuk menjadi ekonomi terbesar kelima di dunia, beberapa kebijakan yang perlu ditingkatkan antara lain memperkuat sumber daya manusia melalui pendidikan, program kesehatan, dan perlindungan sosial, membangun infrastruktur yang layak untuk menyokong mobilitas dan mendorong pembangunan, memperkaya inovasi dan teknologi dalam menjawab tantangan industri ke depan, memperbaiki kualitas layanan dan meningkatkan efisiensi proses bisnis serta menjaga APBN yang sehat sebagai kunci sukses menuju Indonesia Maju 2045," jelas dia.

    Adapun Indonesia dan Bank Dunia terus meningkatkan kerja sama melalui kerangka kerja Country Partnership Strategy. Untuk penanganan dampak pandemi covid-19, Bank Dunia memberikan dukungan pembiayaan kepada Indonesia sebesar USD250 juta atau sekitar Rp3,62 triliun (kurs Rp14.500 per USD) dalam program Indonesia Covid-19 Emergency Response.
     
    "Pendanaan tersebut digunakan untuk mendukung Indonesia dalam mengurangi risiko penyebaran, meningkatkan kemampuan mendeteksi, serta meningkatkan tanggapan terhadap pandemi covid-19. Program ini sekaligus akan mendukung penguatan sistem nasional untuk kesiapsiagaan kesehatan masyarakat," pungkasnya.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id