BPS: Harbolnas Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2018

    Husen Miftahudin - 06 Februari 2019 14:43 WIB
    BPS: Harbolnas Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2018
    Kepala Badan Pusat Statistik Suhariyanto - - Foto: Medcom.id/ Husen Miftahudin



    Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut penjualan barang-barang melalui Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) membuat pertumbuhan ekonomi kinclong di kuartal IV-2018. Secara nasional, ekonomi RI di kuartal terakhir 2018 tumbuh 5,18 persen atau membaik dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (quartal to quartal) di posisi 5,17 persen.

    Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penjualan melalui belanja daring lewat Harbolnas mendongkrak sektor perdagangan. Pada struktur pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2018, perdagangan merupakan sektor nomor dua dengan kontribusi 13 persen dan pertumbuhan 4,39 persen.






    "Penjualan selama Harbolnas juga berpengaruh (terhadap sektor perdagangan dan pertumbuhan ekonomi). Semua masyarakat berlomba-lomba karena banyak diskon, itu menyebabkan sektor perdagangan tumbuh 4,39 persen," ujar Suhariyanto dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi di kantor pusat BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Februari 2019.

    Namun demikian, Suhariyanto tak bisa menyebut secara pasti kontribusi Harbolnas pada sektor perdagangan dan pertumbuhan ekonomi. Hal ini lantaran penjualan daring hanya bisa dihitung secara makro melalui omzet di perusahaan-perusahaan belanja daring.

    "Harbolnas kita tidak melihat dari satu-satu. Kalau kita lihat total omzetnya untuk hitung secara makro bisa dimungkinkan, tetapi kalau secara detail seperti yang dirancang BPS, kita belum dapat," ungkap dia.

    Selain Harbolnas, pertumbuhan penjualan mobil dan motor turut mendongkrak peningkatan sektor perdagangan kuartal IV-2018. Secara keseluruhan (penjualan sampai tingkat dealer), penjualan mobil di kuartal IV-2018 mencapai 294.657 unit atau turun sebesar 2,75 persen (q to q) dan naik 9,37 persen secara year on year (yoy).

    Sementara, penjualan motor secara wholesale pada kuartal IV-2018 mencapai 1.660.866 unit, atau turun sebesar 3,41 persen (q to q) dan naik sebesar 7,44 persen yoy.

    "Di sini kita melihat bahwa peningkatan penjualan mobil dan sepeda motor yang bagus ini menunjukkan konsumsi rumah tangga kita secara nasional semakin kuat," pungkas Suhariyanto.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id