comscore

Satgas BLBI Terima Penyelesaian Obligor Sjamsul Nursalim Rp367,7 Miliar

Eko Nordiansyah - 16 Juni 2022 10:24 WIB
Satgas BLBI Terima Penyelesaian Obligor Sjamsul Nursalim Rp367,7 Miliar
Ilustrasi. Foto: dok MI.
Jakarta: Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI) menerima pembayaran untuk penyelesaian kewajiban pemegang saham BLBI atas obligor pemegang saham eks PT Bank Dewa Rutji, Sjamsul Nursalim sebesar Rp367.723.869.934,70 pada 14 Juni 2022.

"Obligor ini sebelumnya, pada 18 November 2021 telah melakukan pembayaran Rp150 miliar termasuk biaya administrasi 10 persen," kata Ketua Satgas BLBI Rionald Silaban dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 16 Juni 2022.
Ia menambahkan, pembayaran ke kas negara dilakukan melalui Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) Cabang DKI Jakarta. Pembayaran tersebut dilakukan setelah dilakukan upaya penagihan oleh Satgas BLBI sejak 2021.

Obligor/debitur atas nama Sjamsul Nursalim sebelumnya juga memenuhi panggilan Satgas BLBI dengan dihadiri oleh kuasa hukum yang bersangkutan pada Rabu, 22 September 2021 lalu. Jumlah utang dari Sjamsul Nursalim tercatat mencapai Rp470,65 miliar.

Hingga akhir 2021, Satgas mengumpulkan uang tunai Rp317,79 miliar, nilai aset tanah yang telah ditetapkan statusnya atau dihibahkan kepada kementerian/lembaga senilai Rp1,15 triliun, dan nilai aset tanah yang berhasil dikuasai baik berupa aset properti maupun sita aset jaminan kredit dengan estimasi nilai sekitar Rp8,35 triliun.

Aset berupa tanah yang berhasil dikuasai baik yang berasal dari penguasaan aset properti maupun penyerahan aset jaminan kredit dari obligor atau debitur seluas 13,76 juta meter persegi, dan aset tanah yang telah ditetapkan statusnya atau dihibahkan kepada kementerian/lembaga guna penyelenggaraan tugas dan fungsi negara seluas 443.970 meter persegi.

Satgas BLBI dibentuk salah satunya dengan tujuan untuk melakukan penanganan, penyelesaian, dan pemulihan hak negara yang berasal dari kasus BLBI. Sejak dibentuk, berbagai upaya telah dilakukan Satgas BLBI diantaranya pemanggilan obligor atau debitur, penguasaan fisik melalui pemasangan plang atas aset properti, maupun penyitaan aset jaminan.

Selain itu, upaya tegas akan dilakukan oleh Satgas BLBI, seperti penyitaan harta kekayaan lain, pengejaran perusahaan yang terafiliasi dengan obligor/debitur, pemblokiran saham dan badan hukum, juga tidak menutup kemungkinan dilakukan upaya pidana terhadap obligor/debitur yang melakukan peralihan aset jaminan yang diperjanjikan.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id