Ekonomi RI Terbaik Setelah Tiongkok, Bukti Pengelolaan Negara Baik

    Medcom - 24 November 2020 20:58 WIB
    Ekonomi RI Terbaik Setelah Tiongkok, Bukti Pengelolaan Negara Baik
    Foto: dok MI.
    Jakarta: Indonesia menorehkan prestasi yang menggembirakan di tengah badai pandemi covid-19. Dalam forum ekonomi G20 terungkap pembangunan ekonomi Indonesia berada diurutan ke 2 dunia setelah Tiongkok.

    "Kita harus bangga memiliki presiden yang cerdas dan tangguh seperti Joko Widodo dan bangga memiliki Menkeu yang cerdas dan tegas seperti Ibu Sri Mulyani," ujar Politisi Partai NasDem nonaktif Irmasuryani Chaniago, Selasa, 24 November 2020.

    Dia menjelaskan pencapaian tersebut terjadi di saat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2020 jatuh di minus 5,3 persen. Jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara seperti Malaysia (-17 persen), Filipina (-16,50 persen), Singapura (-13,20 persen), dan Thailand (-12,20 persen), pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif lebih baik.

    Baca: Saat Pandemi, Ekonomi Indonesia Terbaik Kedua setelah Tiongkok

    "Melihat fakta di atas dapat disimpulkan bahwa pengelolaan negara dalam bidang ekonomi Indonesia sangat baik. Keputusan tidak melakukan lockdown dan hanya melakukan PSBB ternyata adalah keputusan yang tepat dan cermat yang dilakukan Presiden Jokowi, negara-negara yang melakukan lockdown pertumbuhan ekonominya terjun bebas dan hasil penanganan protokol covidnya tidak lebih baik dari Indonesia," jelasnya.

    Sejalan dengan itu, pihaknya pun mengimbau pada semua pihak untuk bergandeng tangan bahu membahu agar pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali normal diangka 4-5 persen, sehingga pembangunan dapat kembali dilakukan dan program kesejahteraan rakyat dapat dicapai.

    "Bersama kita dukung pemerintah dengan kerja keras maupun kritik konstruktif, agar target Indonesia ke depan lebih baik dapat dicapai, berhenti menganggu kondusivitas dengan demo-demo tidak berdasar dan berhenti memecah belah dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa dengan politik identitas dan SARA," pungkasnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id