Pemerintah Akui Tak Ambil Opsi Lockdown karena Biayanya Mahal

    Eko Nordiansyah - 23 Juni 2021 10:39 WIB
    Pemerintah Akui Tak Ambil Opsi <i>Lockdown</i> karena Biayanya Mahal
    Ilustrasi. Foto: dok.MI



    Jakarta: Pemerintah memutuskan untuk mempertebal kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di tengah lonjakan kasus covid-19 yang terjadi. Pemerintah enggan mengambil opsi lockdown karena biayanya cukup mahal.

    Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, aspek kesehatan dan ekonomi sama pentingnya. Oleh karena itu, pemerintah memilih untuk mengambil kebijakan yang dinilai pas.

     



    "Kita menghargai pandangan-pandangan orang yang mengatakan lockdown, tapi kan ini virusnya masih di sini terus. Kita lockdown sekarang nanti penularan berikutnya, seterusnya begitu, biayanya itu sangat mahal sekali," kata dia dalam webinar di Jakarta, Rabu, 23 Juni 2021.

    Ia menambahkan, pemerintah belajar dari pengalaman sebelumnya bahwa penanganan covid-19 perlu dibarengi dengan upaya pemulihan ekonomi. Pasalnya jika tidak dilakukan beriringan, misalnya hanya kesehatan saja maka ekonominya akan terganggu.

    "Kita tidak mungkin memulihkan ekonomi kalau covid-nya tidak terkendali. Maka itu kalau pilihan yang pertama tentunya aspek kesehatan, tetapi kita tidak juga mau masyarakat ini kelaparan. Oleh karena itu, pemulihan ekonomi juga sangat penting," ungkapnya.

    Iskandar menyebut penyelarasan kebijakan kesehatan dan ekonomi ini menjadi kunci keberhasilan Indonesia bisa bertahan sejauh ini. Untuk itu, pemerintah tidak bisa memilih salah satu titik ekstrem dengan melakukan lockdown di tengah peningkatan kasus covid.

    "Bapak Presiden memilih PPKM Mikro yang dipertebal. Sebenarnya PPKM Mikro ini sudah bagus, cuma tataran di lapangan perlu diperkuat. Karena sudah turun (kasus covid-19), sudah bosan kejenuhan yang begitu panjang kita lupa dengan protokol 5 M," pungkas dia.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id