Bea Cukai Bakal Perketat Pengawasan Impor Tekstil

    Eko Nordiansyah - 15 Oktober 2019 08:24 WIB
    Bea Cukai Bakal Perketat Pengawasan Impor Tekstil
    Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi (tengah). FOTO; Medcom.id/Eko Nordiansyah.
    Jakarta: Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan memperketat pengawasan terhadap importir tekstil baik di Pusat Logistik Berikat (PLB) dan pelabuhan umum. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya pelanggaran, sehingga menyebabkan impor melonjak.

    Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengaku telah meminta jajarannya untuk melakukan pengawasan dan penindakan dalam rangka penertiban impor tekstil bermasalah. Apalagi ada sejumlah PLB dan importir yang diketahui melanggar ketentuan bea cukai, pajak, sampai perdagangan.

    "Satu kita lakukan peningkatan kegiatan intel untuk pastikan tidak ada penyalahgunaan impor tekstil dan produk tekstil (TPT)," kata dia di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.

    Dirinya menambahkan DJBC juga akan melakukan survey untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan impor TPT. Menurut dia, biasanya penyalahgunaan dilakukan dengan klaim izin sebagai produsen tapi bahan bakunya di jual ke pasar tanpa proses produksi.

    "Kita juga akan sisir semua daftar industri kecil dan menengah (IKM) yang diserahkan ke Bea Cukai yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan. Kita cek ekstitensinya, sampai apakah kapasitas di perusahaannya sesuai enggak sama izinnya," jelas dia.

    Selain itu, DJBC juga akan bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak untuk investigasi dan join analisis atas importir TPT yang pelaporan PPN dalam PIB tidak sesuai dengan pelaporan SPT dalam masa PPN. Bagi IKM, akan diwajibkan untuk memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

    "Kami juga investigasi bersama melakukan pengecekan apakah perusahaan itu punya kemampuan produksi dengan bandingkan jumlah importasinya dengan kapasitas mesinnya. Dia punya laporan keuangan tahunan bisa dilihat inventori dan keuangannya bisa match atau tidak," pungkasnya.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id