Menteri Bambang Ungkap Peluang Investasi RI ke Investor Dubai

    Dian Ihsan Siregar - 11 April 2018 15:55 WIB
    Menteri Bambang Ungkap Peluang Investasi RI ke Investor Dubai
    Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan)
    Jakarta: Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memaparkan peluang investasi di Indonesia kepada investor di Dubai, Uni Emirat Arab, melalui skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan Pembiayaan Infrastruktur Non Anggaran Pemerintah (PINA).

    Bambang menawarkan skema tersebut dalam Annual Investment Meeting (AIM) di Dubai pada 9-10 April 2018. Skema yang ditawarkan sebagai alternatif pembiayaan dalam pembangunan infrastruktur publik di Indonesia. Saat ini terdapat 19 sektor yang dapat dikerjasamakan Pemerintah Indonesia melalui skema KPBU, terdiri dari sektor konektivitas, perkotaan, dan sosial.

    "Kementerian PPN/Bappenas telah menginisiasi terbentuknya Kantor Bersama KPBU (PPP Joint Office) sebagai one stop service dan menjadi forum koordinasi antar pemangku kepentingan KPBU di tingkat pemerintah pusat yang beranggotakan tujuh kementerian/lembaga," tutur Bambang, dalam siaran persnya, Rabu, 11 April 2018.

    Dia menjelaskan skema PINA memiliki tiga fungsi utama. Pertama, fungsi fasilitasi untuk memfasilitasi proyek-proyek untuk mencapai tahap financial close, serta memberikan saran penstrukturan proyek dan pembiayaan.

    Kedua, fungsi ekosistem untuk membangun iklim investasi infrastruktur melalui pengkajian regulasi serta percepatan implementasi instrumen creative financing. Ketiga, fungsi pipelining untuk mempersiapkan daftar proyek yang siap ditawarkan kepada investor serta potensial investor yang akan berinvestasi.

    Saat ini PINA Center yang berada di Kementerian PPN/Bappenas berperan untuk memberikan informasi perkembangan proyek-proyek kepada para investor dalam rangka mewujudkan iklim investasi yang dapat mendorong peningkatan investasi di Indonesia.

    "Diharapkan melalui alternatif skema pembiayaan KPBU dan PINA, gap pembiayaan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat dipenuhi," tutur Bambang.

    Forum AIM ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan investor dari negara-negara Asia, Eropa, Afrika, dan Amerika. Selain Menteri Bambang, hadir sebagai pembicara Cheremin Sergey (Minister, Head of Department for Foreign Economic Activity and International Relations, Moscow City Government, Rusia).

    Kemudian, ada Manuel Cary (Partner, The Transport Infrastructure Investment Company, Portugal), dan Pedro Neves (Leader, UN Taskforce for PPPs, Portugal). Bertindak sebagai moderator dalam sesi delapan adalah Kai Hammerich (President, KA Foreign Investment Corporation Swedia).

     



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id