Kota Malang Alami Inflasi 0,10%

    Daviq Umar Al Faruq - 04 Mei 2021 22:00 WIB
    Kota Malang Alami Inflasi 0,10%
    Telur ayam menjadi salah satu penyumbang inflasi di Kota Malang. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya.



    Malang: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kota Malang, Jawa Timur, mengalami inflasi sebesar 0,10 persen pada April 2021. Inflasi ini didorong oleh peningkatan pada kelompok pengeluaran perawatan pribadi, dan jasa lainnya.

    Kepala BPS Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini, mengatakan kelompok pengeluaran perawatan pribadi, dan jasa lainnya mengalami kenaikan sebesar 0,34 persen. Kelompok tersebut memberikan andil terhadap inflasi Kota Malang sebesar 0,02 persen.

     



    "Kenaikan juga tercatat terjadi pada kelompok pengeluaran rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,30 persen," katanya, Selasa, 4 Mei 2021.

    Selain itu, kenaikan juga terjadi pada kelompok pengeluaran penyedia makanan, dan minuman atau restoran sebesar 0,29 persen. Kemudian kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga juga mengalami kenaikan sebesar 0,18 persen.

    Kenaikan juga terjadi pada kelompok pakaian, dan alas kaki sebesar 0,08 persen. Lalu, makanan, minuman, dan tembakau 0,07 persen, perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,02 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,02 persen.

    "Sementara untuk kelompok pengeluaran pendidikan tetap, dan kelompok transportasi mengalami penurunan 0,04 persen," ungkap Erny.

    Sementara itu, jika dilihat dari sisi komoditas utama, inflasi di Kota Malang didorong oleh kenaikan pada beberapa komoditas seperti daging ayam ras naik sebesar 9,96 persen, telur ayam ras 4,21 persen, daging sapi 1,57 persen, dan cabai merah 14,96 persen.

    Sementara untuk kelompok yang menghambat inflasi, di antaranya penurunan harga cabai rawit sebesar 37,93 persen, vitamin 5,62 persen, bawang merah 3,37 persen, dan beras 0,2 persen.

    Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang, Azka Subhan, mengatakan, inflasi tahun kalender Kota Malang sebesar 0,22 persen, dan inflasi year on Year (YoY) sebesar 1,48 persen.

    "Rata-rata inflasi bulanan untuk periode April selama lima tahun terakhir sebesar 0,01 persen month to month," katanya.

    Menurut kelompok pengeluaran, inflasi pada periode kali ini disumbang oleh kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya; rekreasi, olahraga dan budaya; serta penyediaan makan minum dan restoran. Dari ketiga kelompok pengeluaran penyumbang inflasi tersebut mengindikasikan bahwa pada April terjadi shifting konsumen di masa pandemi.

    "Dari semula demand lebih tinggi terhadap kebutuhan primer beralih menjadi demand terhadap kebutuhan sekunder seperti rekreasi, olahraga, dan lain-lain," jelasnya.

    Hal tersebut seiring dengan mulai meningkatnya aktivitas sosial ekonomi masyarakat di tengah berlanjutnya program vaksinasi nasional dan momen Ramadan.

    Ke depan, Bank Indonesia Malang tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memperkuat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah Daerah serta konsistensi dalam mengarahkan ekspektasi inflasi melalui program-program TPID guna mengendalikan inflasi 2021 sesuai kisaran targetnya sebesar 3,0 persen ± 1 persen.

    "Di samping itu, Bank Indonesia Malang dan Pemerintah Daerah juga terus berupaya untuk mendorong kegiatan ekonomi dengan memperhatikan protokol kesehatan dan meningkatkan daya beli masyarakat seiring dengan perluasan vaksinasi covid-19 sebagai bagian dari upaya mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan tetap fokus dalam mengendalikan inflasi selama bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri 1442 H," ungkapnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id