Sri Mulyani Ungkap Banyak Faktor yang Pengaruhi Pemulihan Ekonomi Global, Apa Saja?

    Eko Nordiansyah - 21 Oktober 2021 09:47 WIB
    Sri Mulyani Ungkap Banyak Faktor yang Pengaruhi Pemulihan Ekonomi Global, Apa Saja?
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Kementerian Keuangan



    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan ada banyak faktor yang memengaruhi pemulihan ekonomi global. Faktor tersebut di antaranya, kecepatan vaksinasi, dukungan fiskal dan moneter, hingga gangguan pasokan dan kenaikan harga energi yang bisa menjadi tantangan pemulihan di banyak negara berkembang.

    "Pemulihan inklusif akan tergantung pada bagaimana kita akan merancang kebijakan agar tidak ada yang tertinggal," kata dia, dalam Committee on Macroeconomic Policy, Poverty Reduction, and Financing for Development Third Session, Kamis, 21 Oktober 2021.

     



    Di masa pandemi covid-19 ini, prioritas pemulihan harus difokuskan pada isu kesehatan, sehingga vaksinasi dan 3T (testing, tracing, treatment) menjadi penting. Selain itu, pandemi memberikan pelajaran berharga bagi semua negara untuk membangun sistem kesehatan yang efektif dan handal, mengingat virus ini menyebar dari satu negara ke negara lainnya.

    "Guna mendukung pemulihan ekonomi yang berkelanjutan, pemerintah harus memberikan dukungan ekonomi kepada masyarakat miskin dan rentan serta bantuan usaha kepada UMKM. Jika perlu, perluas dan tingkatkan jaring pengaman sosial. Dalam hal ini Pemerintah Indonesia memberikan bantuan baik secara tunai maupun berupa subsidi kepada masyarakat," ungkapnya.

    Pemulihan berkelanjutan

    Selain itu, ia menyebut, pemulihan berkelanjutan bisa dimaknai dengan ekonomi hijau. Indonesia berkomitmen untuk mengurangi CO2 dengan merancang sektor energi yang ramah lingkungan, investasi pada energi baru terbarukan, serta memperkenalkan pasar karbon termasuk pajak karbon sebagai instrumen yang bekerja berdasarkan mekanisme pasar.

    Sri Mulyani menilai, peran lembaga multilateral dalam mengkoordinasikan dan memfasilitasi kerja sama global akan menjadi sangat penting. Kesiapsiagaan menghadapi pandemi pasti membutuhkan kerja sama di tingkat global. Perubahan iklim juga dapat diatasi jika setiap negara memiliki kemampuan untuk memanfaatkan sumber daya keuangan serta teknologi.

    "Bagaimana kita akan membangun sumber daya tidak hanya dari pemerintah tetapi juga swasta. Bagaimana kita akan dapat menjalin kerja sama sehingga akses pembiayaan dan sumber daya akan menciptakan keterjangkauan dan transisi yang adil untuk setiap negara," pungkas dia.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id