Didominasi SBN, Utang Pemerintah Masih Aman

    Desi Angriani - 19 November 2019 07:37 WIB
    Didominasi SBN, Utang Pemerintah Masih Aman
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Posisi utang pemerintah sebesar Rp4.756,13 triliun per Oktober 2019 disebut masih aman. Pasalnya, utang tersebut didominasi oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp3.984,59 triliun.

    Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad mengatakan pinjaman berupa SBN dapat digunakan pemerintah untuk belanja pegawai maupun kegiatan produktif lainnya. Sementara pinjaman multirateral maupun bilateral mewajibkan adanya kesepakatan berupa pengerjaan proyek oleh kedua belah pihak.

    "Ya masih aman tetap kita punya kalau pinjaman multilateral dan bilateral jelas untuk proyek apa dan peruntukkannya. Kalau SBN bisa masuk ke keranjang pemerintah," ujarnya saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 19 November 2019.

    Meski penerbitan SBN jauh lebih baik dibandingkan dengan pinjaman. Surat utang ini tetap memiliki risiko bila diterbitkan dalam jangka pendek. Sebab negara harus membayar lebih cepat dari perkiraan.

    "SBN sumbernya ini sebagian besar yang jangka pendek 1,5-2 tahun. Yang paling bagus SBN jangka panjang karena banyak profilling jangka pendek yang menyebabkan ketidakpastian," terangnya.

    Terlepas dari itu, upaya pemerintah melakukan diversifikasi sumber pembiayaan melalui pendalaman di pasar domestik dinilai sudah tepat. Misalnya, penerbitan kepemilikan sukuk pribadi akan memberikan porsi lebih besar ke masyarakat untuk memiliki SBN dibandingkan korporate atau asing.

    "Yang paling bagus harus masyarakat yang menjadi pemilik SBN ini dibandingkan korporate atau asing yang mencari keuntungan dari yield," pungkas dia.

    Adapun posisi utang pemerintah sebesar Rp4.756,13 triliun terdiri dari pinjaman sebesar Rp771,54 triliun dan SBN Rp3.984,59 triliun. Berdasarkan jumlah tersebut, rasio utang pemerintah terhadap PDB menjadi 29,87 persen. Sementara realisasi pembiayaan utang mencapai Rp384.52 triliun atau 107,03 persen target APBN.

    Pembiayaan tersebut bersumber dari realisasi SBN sebesar Rp401,71 triliun dan realisasi pinjaman sebesar negatif Rp17,19 triliun.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id