Pemulihan Ekonomi Makin Cepat di Kuartal III

    Suci Sedya Utami - 04 Juli 2020 16:17 WIB
    Pemulihan Ekonomi Makin Cepat di Kuartal III
    Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - - Foto: Antara/ Rangga Pandu Asmara
    Jakarta: Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis pemulihan ekonomi akan lebih cepat saat memasuki kuartal ketiga tahun ini. Hal ini seiring racikan pemulihan ekonomi yang tepat dan terukur.

    Strategi pemulihan ekonomi tersebut antara lain, program exit strategy yakni membuka ekonomi secara bertahap menuju tatanan normal baru, serta reset strategi. Kemudian kebijakan restrukturisasi kredit usaha rakyat (KUR) yang terdampak covid-19.

    “Sampai dengan 31 Mei 2020, terdapat 13 penyalur KUR telah melaporkan pelaksanaan kebijakan KUR yang diberikan kepada penerima KUR,” kata Airlangga dalam keterangan resmi, Sabtu, 4 Juli 2020.

    Lebih lanjut, tambahan subsidi bunga KUR juga diberikan  pemerintah pada 1.449.570 debitur dengan nilai Rp46,1 triliun. Penundaan angsuran pokok paling lama enam bulan diberikan kepada 1.395.009 debitur dengan baki debet Rp40,7 triliun. Terakhir, relaksasi KUR berupa perpanjangan jangka waktu pada 1.393.024 debitur dengan baki debet Rp39,9 triliun.

    Menurutnya, program exit strategy harus mempertimbangkan tiga aspek yaitu perekonomian pulih dan aman dari virus, pencegahan penyebaran virus melalui perluasan kapasitas treatment dan testing, menemukan obat, dan vaksin. Kemudian penyelamatan perekonomian global, dukungan bagi masyarakat serta dunia usaha yang terdampak.

    "Untuk reset dan strategi, pandemi covid-19 mendorong dilakukannya transformasi ekonomi dengan peran teknologi informasi penting, di samping upaya percepatan perijinan, penyederhanaan birokrasi, serta reformasi digital," jelas dia.

    Sementara itu, Rektor UI Ari Kuncoro mengatakan ada beragam ketegori kelangsungan kegiatan usaha jika melihat dunia bisnis di masa pandemi. Misalnya, kegiatan usaha yang bertahan kurang dari tiga bulan ada pada angka kisaran 41 persen, bertahan 3-6 bulan pada 24 persen, bertahan 6-12 bulan pada 11 persen, dan bertahan lebih dari 12 bulan pada 24 persen.

    Ia memprediksi animo masyarakat untuk beraktivitas kembali cukup besar, mengingat dalam beberapa bulan terakhir tak beraktivitas di luar rumah. “Walaupun dalam implementasinya diperlukan pengendalian kerumunan yang lebih baik, untuk mencegah risiko penularan kembali,” imbuh Ari.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id