Virus Covid-19 Bermutasi, Sri Mulyani Siapkan Strategi Jangka Panjang

    Eko Nordiansyah - 05 April 2021 17:31 WIB
    Virus Covid-19 Bermutasi, Sri Mulyani Siapkan Strategi Jangka Panjang
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: Dok. AFP



    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, pemerintah jangan terlena dengan perkembangan pandemi covid-19 yang mulai melambat. Menurut dia, covid-19 tidak mengikuti perencanaan yang sudah dibuat oleh pemerintah.

    "Dia (covid-19) terus berkembang dan bahkan melakukan mutasi sehingga muncul varian yang baru. Artinya daya dukung kita harus disiapkan dalam jangka yang relatif panjang," kata dia dalam webinar Sinergi Memulihkan Negeri di Jakarta, Senin, 5 April 2021.






    Ia menyebut, pemerintah harus bersiap dengan segala kemungkinan yang terjadi selama pandemi ini masih berlangsung. Untuk tahun ini saja, pemerintah menyediakan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hampir Rp700 triliun.

    "Artinya 2021 dan bahkan 2022 kita harus tetap menyiapkan kemungkinan bahwa pandemi ini masih akan menimbulkan disrupsi dan akan menyebabkan korban jiwa bagi mereka yang terjangkit. Oleh karena itu, penguatan sistem kesehatan nasional menjadi penting," ungkapnya.

    Sri Mulyani menyambut gembira rencana Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melakukan reformasi di bidang kesehatan. Ia mengaku reformasi tersebut menjadi suatu keharusan bagi negara agar bisa kembali pulih dari dampak pandemi covid-19.

    Kementerian Kesehatan juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Tujuannya agar kesiapan fasilitas kesehatan bisa dilakukan hingga ke level yang paling kecil mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.

    "Bagaimana kita mendesain dari mulai primary health services yaitu puskesmas sehingga secondary dan tertiary dari mulai pencegahan melalui gaya hidup yang sehat hingga penanganan. Itu semuanya membutuhkan suatu kolaborasi yang tidak terputus antara Kementerian Kesehatan dan K/L yang lain, Badan POM, BKKBN, serta pemerintah daerah," pungkas dia.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id