Tarif Bea Meterai Indonesia Lebih Murah dari Negara Lain

    Eko Nordiansyah - 30 September 2020 16:51 WIB
    Tarif Bea Meterai Indonesia Lebih Murah dari Negara Lain
    Ilustrasi - - Foto: dok DJP Kemenkeu
    Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut tarif bea meterai sebesar Rp10 ribu mulai tahun depan masih lebih rendah dibandingkan negara lain. Kenaikan tarif tersebut semestinya sudah berlaku sejak 20 tahun lalu.

    Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengatakan struktur tarif bea meterai di Indonesia relatif lebih sederhana dan ringan. Bahkan tarif bea meterai di Korea Selatan bisa mencapai antara 100 hingga 350 ribu Won Korea.

    "Itu kalau dirupiahkan sekitar Rp130 ribu sampai Rp4,5 juta. Di kita hanya Rp10 ribu. Kalau dibandingkan dengan nilai transaksi nominal terendah Rp5 juta itu berarti 0,2 persen," katanya dalam video conference di Jakarta, Rabu, 30 September 2020.

    Ia menambahkan tarif bea meterai di Indonesia yang naik dari Rp3.000 dan Rp6.000 menjadi Rp10 ribu juga masih lebih rendah dibandingkan Singapura dan Australia. Apalagi jika dibandingkan dengan kenaikan PDB per kapita pada 20 tahun lalu.

    "Seperti Singapura yang memberlakukan stamp duties, itu dari rentang satu sampai dua persen. Kalau negara lain juga menggunakan persentase rata-rata. Misalnya Australia 5,75 persen dan lain-lain," ungkapnya.

    Lebih lanjut, banyak transaksi yang selama ini belum terakumulasi oleh ketentuan bea meterai lama. Apalagi saat ini banyak kebutuhan akan dokumen dalam bentuk elektronik dibandingkan dokumen fisik.

    "Dalam konteks itu diharapkan penyesuaian tarif cukup moderat, mempertimbangkan kemampuan masyarakat sekaligus untuk dunia usaha. Diharapkan dengan penyesuaian ini penekanan bukan pada optimalisasi penerimaan, karena kalau penerimaan pajak dari bea meterai tentu tidak besar porsinya," pungkas dia. 


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id