Kemenkeu Akan Terbitkan SBN Ritel 10 Kali di Tahun Ini

Desi Angriani - 10 Januari 2019 13:17 wib
Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Loto S
Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Loto S Ginting. (FOTO: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) ritel sebanyak 10 kali tahun ini. Hal tersebut guna mendukung terwujudnya keuangan inklusif serta memenuhi sebagian pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

"Tahun ini ada 10 instrumen ritel yang akan kita terbitkan," ujar Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Loto S Ginting di Giyanti Coffe, Menteng, Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019.

Loto menuturkan dari 10 jenis instrumen ritel yang akan diterbitkan, delapan instrumen merupakan produk tabungan yang tidak bisa diperdagangkan lantaran diperuntukkan bagi investor individu. Terdiri atas empat jenis produk konvensional atau savings bond ritel dan empat jenis sukuk tabungan atau syariah. Sementara dua jenis lainnya bisa diperdagangkan.

"Ada 10 kali penerbitan ritel, delapan produk tabungan yang tidak dapat diperdagangkan dan dua lainnya bisa diperdagangkan," imbuh dia.

Menurutnya, mayoritas investor SBN ritel merupakan kalangan milenial tetapi dengan volume pemesanan yang masih kecil dibandingkan generasi X. Dari sisi profesi, kalangan karyawan swasta menduduki puncak pemesanan. Namun dari sisi volume pembelian masih didominasi oleh kalangan pengusaha.

"Karena jangka pendek jadi investor baru itu lebih banyak dari kalangan milenial walau dari sisi volume pemesanan masih kalah dari generasi X," pungkas Loto.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mematok penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) bruto 2019 di angka Rp825,7 triliun. Penerbitan tersebut turun 3,59 persen dibanding APBN 2018 yang mencapai Rp856,49 triliun.

 


(AHL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.