Realisasi Program PEN Melonjak, Sudah 80,8% dari Pagu

    Eko Nordiansyah - 30 November 2021 13:04 WIB
    Realisasi Program PEN Melonjak, Sudah 80,8% dari Pagu
    Menkeu Sri Mulyani Medcom Eko. Foto : Medcom.



    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 sudah sebesar Rp575,85 triliun. Realisasi program PEN ini setara dengan 80,8 persen atau melonjak cukup tinggi dibandingkan pertengahan November yang baru 66,6 persen dari pagu Rp744,77 triliun.

    "Pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional telah mencapai 80,8 persen dari alokasi yang telah dibelanjakan sebesar Rp575,85 triliun," kata dia dalam webinar, Selasa, 30 November 2021.

     



    Dengan sisa tahun ini tinggal satu bulan saja, ia menyebut, pemerintah akan berupaya menggenjot realisasi program PEN tersebut. Menurut dia, pelaksanaan program PEN ini diharapkan bisa memperkuat upaya pemulihan ekonomi nasional pada kuartal IV sehingga bisa mencapai target 3,5 hingga empat persen di akhir tahun.

    Sementara untuk tahun depan, Sri Mulyani memastikan pemerintah akan tetap menggunakan instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang ekspansif untuk meneruskan fungsi countercyclical. APBN 2022 dirancang untuk tetap mendukung pemulihan ekonomi serta penanganan pandemi covid-19.

    "Pada 2022, fiskal kami akan terus sangat mendukung, kami sangat menyadari bahwa kami masih menghadapi ketidakpastian yang paling besar dengan covid-19. Namun kami juga sekaligus melakukan upaya terbaik dengan mempercepat daya tarik serta terus menerapkan visi dan protokol kesehatan yang ketat," ungkapnya.

    Ia menambahkan, alam konteks penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi, pemerintah akan terus melaksanakan reformasi struktural yang sangat ambisius. Hal ini dikarenakan Indonesia menyadari bahwa untuk dapat pulih lebih kuat, dengan pertumbuhan yang lebih baik, dan berkelanjutan merupakan hal penting.

    "Kita perlu mengatasi masalah daya saing, kita perlu mengatasi masalah kualitas sumber daya manusia dan kita harus meningkatkan produktivitas dan inovasi kita. Segala upaya yang dilakukan pemerintah dalam penyederhanaan iklim investasi, birokratisasi yang mendalam serta penyederhanaan regulasi," pungkas dia.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id