• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 20 NOV 2018 - RP 51.121.521.604

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Akuntansi UKM Permudah UMKM Lakukan Pembukuan Pajak

Suci Sedya Utami - 11 Juli 2018 07:54 wib
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Jakarta: Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini dituntut untuk melakukan pembukuan terhadap neraca keuangan menyusul revisi aturan dan juga penurunan tarif pajak mereka. Langkah itu diharapkan memberikan stimulus untuk UMKM tumbuh lebih maksimal sejalan dengan meningkatnya daya saing UMKM di masa mendatang.

Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Hestu Yoga Saksama mengatakan UMKM tidak perlu bingung untuk melakukan pembukuan. Sebab sekarang ini sudah ada aplikasi pembukuan yang bisa membantu mereka yang salah satunya adalah aplikasi bernama Akuntansi UKM.

"Ada aplikasi yang membantu. Meski aplikasi ini bukan punya kami, tapi ini gratis juga dan namanya akuntansi UKM. Aplikasinya bisa di-download, tinggal masukin saja hasilnya (omzet)," kata Hestu, di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

Adapun perubahan dan penurunan tarif UMKM ini berlaku sejak 1 Juli 2018. Hestu menjelaskan bagi UMKM yang sebelumnya telah membayar dengan tarif satu persen sesuai aturan lama akan otomatis menyesuaikan. Nantinya, lanjut Hestu, UMKM hanya perlu datang ke ATM khususnya milik Bank Mandiri, BNI, dan BCA.

Untuk Bank Mandiri, misalnya, langkah yang ditempuh yakni masukkan PIN, pilih bayar/beli, pilih lainnya, pilih penerimaan negara, pilih buat ID biling pajak lalu masukkan NPP, pilih jenis pajak PPh final bruto tertentu, masukkan masa dan tahun pajak (MMYYYY), masukkan jumlah pajak yang dibayar, konfirmasi pembayaran (ya/tidak) dan simpan struk ATM sebagai bukti penerimaan negara.

"Khusus tiga bank itu ada menunya. Intinya bayar pajaknya beda dengan WP biasa, di ATM saja bisa, memang dari awal diberikan kemudahan," tukas Hestu.

Seperti diketahui pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 23 tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan (PPh) atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh wajib pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu yakni UMKM yang memiliki penghasilan maksimal Rp4,8 miliar.

PP tersebut merupakan revisi dari PP 46 tahun 2013. Dalam revisi tersebut pemerintah menurunkan tarif pajak progresif bagi UMKM dari satu persen menjadi 0,5 persen. Namun tarif 0,5 persen tersebut tidak berlaku selamanya.

Pemerintah memberikan jangka waktu bagi wajib pajak UMKM yang bisa mengakses dengan tarif tersebut. Setelah habis masanya maka wajib pajak akan dikenakan tarif normal menggunakan format pembukuan.

 


(ABD)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.