Anggaran Belanja Kementerian ESDM Berubah Jadi Rp7 Triliun di 2021

    Suci Sedya Utami - 03 September 2020 15:43 WIB
    Anggaran Belanja Kementerian ESDM Berubah Jadi Rp7 Triliun di 2021
    Gedung Kementerian ESDM - - Foto: dok Setkab
    Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp7 triliun di 2021. Pagu tersebut mengalami penyesuaian atau naik 2,94 persen dibanding pagu indikatif yang diajukan sebesar Rp6,8 triliun.

    Penyesuaian tersebut didasari adanya perubahan pagu anggaran atas rupiah murni untuk penambahan program pengadaan tabung listrik, serta adanya penyesuaian di sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dan badan layanan umum (BLU). Namun demikian, pagu anggaran tersebut masih dilakukan pembahasan dan persetujuan dengan DPR RI dalam hal ini Komisi VII sebagai mitra kerja Kementerian ESDM.

    Mengutip laman resmi Kementerian ESDM, Kamis, 3 September 2020, pagu anggaran tersebut terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp0,93 triliun atau 13,3 persen, belanja barang sebesar Rp4,47 triliun atau 63,8 persen dan belanja modal sebesar Rp1,61 triliun atau 22,9 persen.

    Menurut penerima manfaat, anggaran ini digunakan untuk belanja aparatur Rp2,03 triliun atau 29 persen, belanja publik nonfisik Rp1,5 atau 21,5 persen dan belanja fisik Rp3,47 triliun atau 49,5 persen.


    Pagu anggaran tersebut digunakan untuk enam program yaitu dukungan manajemen sebesar Rp618,66 miliar, dukungan manajemen mitigasi dan pelayanan geologi sebesar Rp1,002 triliun, dukungan manajemen pertambangan mineral dan batu bara Rp458,20 miliar, dukungan manajemen riset, inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi sebesar Rp521,77 miliar.

    Selain itu, dukungan manajemen pendidikan dan pelatihan vokasi sebesar Rp489,72 miliar, serta dukungan manajemen energi dan ketenagalistrikan sebesar Rp3,91 triliun, termasuk di dalamnya anggaran Ditjen Migas sebesar Rp1,99 triliun.

    Kegiatan prioritas bidang migas antara lain pembangunan infrastruktur jaringan gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 120.776 sambungan rumah tangga (SR), pembagian konverter kit BBM ke BBG untuk nelayan dan petani masing-masing 25 ribu paket, studi pendahuluan jargas dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) sebanyak 10 dokumen.

    Kegiatan lainnya adalah penyiapan, penetapan dan penawaran wilayah kerja (WK) migas sebanyak 11 rekomendasi dan 12 WK. Selanjutnya, layanan dukungan percepatan pembangunan ruas pipa transmisi dan distribusi gas bumi 15.800 km, lelang ruas transmisi dan atau wilayah jaringan distribusi dalam rangka pemberian hak khusus sebanyak 1 dokumen, serta layanan pengawasan pelaksanaan dan supervisi BBM Satu Harga sebanyak 329 penyalur.

    Pelaksanaan anggaran ini selanjutnya akan diperdalam pada Rapat Dengar Pendapat dengan masing-masing Eselon I Kementerian ESDM.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id