comscore

Menko Airlangga: Ekonomi RI Kuartal IV Bisa Tumbuh Positif

Husen Miftahudin - 10 Desember 2020 19:31 WIB
Menko Airlangga: Ekonomi RI Kuartal IV Bisa Tumbuh Positif
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi - - Foto: MI/ Sumaryanto
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis perekonomian Indonesia di kuartal keempat 2020 bisa berbalik arah dan tumbuh positif. Bila demikian, kondisi ini membuat ekonomi nasional keluar dari resesi.

Airlangga menjelaskan, perekonomian Indonesia pada kuartal III-2020 sudah membaik dan melewati titik terendahnya. Meskipun masih terkontraksi 3,49 persen, namun angka minusnya tersebut lebih rendah dibandingkan kuartal II-2020 yang anjlok hingga minus 5,32 persen.
"Secara quartal to quartal (qtq) kita tumbuh sekitar 5,05 persen sehingga tentu kita berharap bahwa apabila pertumbuhan ini kita pertahankan, maka kita melihat di akhir kuartal keempat akan mendekati nol atau bisa menjadi positif," ujar Airlangga dalam Rakornas TPAKD 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis, 10 Desember 2020.

Airlangga melanjutkan bahwa dari sisi pengeluaran terjadi pertumbuhan signifikan dari konsumsi pemerintah yang mencapai 9,76 persen secara year on year (yoy). Tingginya pertumbuhan konsumsi pemerintah didorong oleh kenaikan belanja bantuan sosial (bansos).

Tak hanya itu, beberapa sektor juga mampu bertahan dan mengalami pertumbuhan positif di tengah pandemi covid-19. Di antaranya sektor informasi dan komunikasi yang tumbuh 10,6 persen, kegiatan kesehatan dan sosial yang tumbuh hingga 15,3 persen.


"Ini sesuai dengan studi Google dan Temasek yang menyebutkan bahwa ada kenaikan 37 persen pengguna layanan digital baru di Indonesia. Angka ini lebih tinggi dari rata-rata negara ASEAN lain," paparnya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus berupaya untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Setidaknya pada 2024 indeks inklusi keuangan Indonesia mencapai angka yang ditargetkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar 90 persen.

"Pada 2019 indeks inklusi keuangan kita telah berhasil melampaui target sebesar 75 persen, yaitu 76,19 persen. Beranjak dari keberhasilan tersebut, Bapak Presiden telah menetapkan target indeks inklusi keuangan yang di 2024 diharapkan mencapai 90 persen," tutup Airlangga. 

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id