Pemerintah Dinilai Terlalu Optimistis dengan Target Ekonomi 7% di Kuartal II

    Eko Nordiansyah - 06 Mei 2021 13:54 WIB
    Pemerintah Dinilai Terlalu Optimistis dengan Target Ekonomi 7% di Kuartal II
    Ekonomi Indonesia. Foto : MI.



    Jakarta: Pemerintah dinilai terlalu optimistis dengan menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai tujuh persen di kuartal II-2021. Meski saat ini tren pemulihan ekonomi terus berjalan, namun target tersebut terlalu berani karena pandemi masih belum teratasi.

    Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah, mengatakan, pertumbuhan ekonomi mulai bergerak positif meski di kuartal I masih terkontraksi 0,74 persen. Pemulihan ini diprediksi akan berlanjut di kuartal II tahun ini dengan masuk ke zona positif.

     



    "Kami enggak berani seyakin itu. Berharap sih ya, kita ingin juga. Tapi kita harus mengkorting agar jangan sampai kita nanti salah dalam proyeksikan ini karena faktor risiko masih besar," kata dia dalam video conference di Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021.

    Ia menambahkan, perkembangan pandemi covid-19 secara global tentu masih akan menjadi tantangan bagi pemulihan ekonomi. Terlebih sejumlah negara besar menghadapi gelombang kedua dan ketiga pandemi, ditambah munculnya varian baru covid-19.

    "Jadi kembali, outlook kita ke depan baik, karena kita on track dalam pemulihan ekonomi nasional. Cuma yang harus diingat ada risiko, dan menghadapi risiko ini saya sangat sependapat pemerintah hati-hati dengan misalnya melarangan mudik dan sebagainya karena ini akan sangat menentukan proses pemulihan ekonomi kita," ungkapnya.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya mengaku optimistis bahwa pemulihan ekonomi akan berlanjut tahun ini. Setelah terkontraksi 0,74 persen di kuartal I-2021, pertumbuhan ekonomi diprediksi bakal melesat di kuartal II.

    Pada kuartal I-2021, harga konstan Produk Domestik Bruto Indonesia (PDB) tercatat sebesar Rp2.703,1 triliun atau mendekati level periode sama tahun lalu. Apabila harga ini dibandingkan dengan kuartal II-2020 maka pertumbuhan ekonomi telah 5,62 persen.

    "Jika PDB harga konstan sama dengan yang dilakukan di kuartal I, maka dia sudah melompat 5,62 persen. Maka pemerintah confidence angka 6,9 atau tujuh persen bisa tercepat di kuartal II," kata dia dalam video conference di Jakarta, Rabu, 5 Mei 2021.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id