comscore

Survei BI: Berkat Stabilitas Harga Pangan, Februari Diproyeksi Deflasi 0,10%

Husen Miftahudin - 20 Februari 2022 08:08 WIB
Survei BI: Berkat Stabilitas Harga Pangan, Februari Diproyeksi Deflasi 0,10%
Ilustrasi. Foto: dok MI.
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memproyeksi Indeks Harga Konsumen (IHK) sepanjang Februari 2022 terjadi deflasi sebesar 0,10 persen. Hal ini didorong oleh stabilitas sejumlah harga-harga pangan seperti telur ayam hingga minyak goreng.

"Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu ketiga Februari 2022, perkembangan harga pada Januari 2022 tetap terkendali dan diperkirakan deflasi 0,10 persen (mtm)," ungkap Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dikutip dari rilis Perkembangan Indikator Stabilitas Nilai Rupiah, Minggu, 20 Februari 2022.
Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Februari 2022 secara tahun kalender sebesar 0,46 persen (ytd). Sementara secara tahunan, tingkat inflasi diproyeksi sebesar 1,97 persen (yoy).

Adapun penyumbang utama deflasi Februari 2022 yaitu komoditas telur ayam ras sebesar 0,12 persen (mtm), minyak goreng sebesar 0,10 persen (mtm), daging ayam ras sebesar 0,08 persen (mtm), cabai rawit sebesar 0,05 persen (mtm), cabai merah, jeruk, angkutan udara, dan bahan bakar rumah tangga (BBRT) masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm).

Sementara itu, komoditas yang mengalami inflasi yaitu bawang merah sebesar 0,04 persen (mtm), tomat dan sabun detergen bubuk/cair masing-masing sebesar 0,02 persen (mtm), serta beras dan rokok kretek filter yang masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm).

Terkait hal tersebut, Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

"Termasuk melakukan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tegas Erwin.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indeks Harga Konsumen (IHK) Januari 2022 mengalami inflasi sebesar 0,56 persen (mtm), sedikit menurun dari inflasi bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,57 persen (mtm). Secara tahunan inflasi IHK Januari 2022 tercatat 2,18 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,87 persen (yoy).

Disampaikan lebih lanjut bahwa penurunan angka inflasi pada Januari 2022 dipengaruhi oleh penurunan inflasi kelompok volatile food dan administered prices, di tengah kenaikan inflasi inti.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id