comscore

Inflasi Diprediksi Bisa Naik ke 4,5% hingga Akhir Tahun

Eko Nordiansyah - 01 Juli 2022 15:33 WIB
Inflasi Diprediksi Bisa Naik ke 4,5% hingga Akhir Tahun
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Kementerian Keuangan.
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Indonesia saat ini juga terancam mengalami kenaikan inflasi seperti halnya negara lain. Bahkan ia memperkirakan inflasi tahun ini bisa mencapai 3,5 persen sampai dengan 4,5 persen.
 
"Inflasi mengalami tekanan ke 3,5 sampai dengan 4,5 persen untuk keseluruhan tahun 2022," kata dia rapat dengan Badan Anggaran DPR, Jumat, 1 Juli 2022.
 
Perkiraan inflasi Indonesia pada tahun ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya 1,87 persen. Kenaikan ini tentunya tak lepas akibat dari lonjakan harga komoditas di pasar global, terutama pangan yang juga terjadi di dalam negeri.
 
Meski demikian, Sri Mulyani memastikan pemerintah akan tetap menjaga momentum pemulihan ekonomi domestik yang dinilai masih sangat kuat. Ia menyebut, ekonomi tahun ini akan ditopang oleh konsumsi domestik dan investasi.
 
"Jadi dua sumber pertumbuhan ekonomi konsumsi dan investasi bisa terpengaruh oleh kondisi sekarang ini, kecenderungan inflasi tinggi dan menyebabkan interest rate naik," ungkapnya.
 
Baca juga: Inflasi Tahunan Juni Tembus 4,35%, Tertinggi Sejak 2017

 
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Juni 2022 sebesar 0,61 persen. Perkembangan ini membuat inflasi secara tahun kalender (ytd) sebesar 3,19 persen, sedangkan inflasi dari tahun ke tahun yoy mencapai 4,35 persen.
 
"Inflasi year on year 4,35 persen ini merupakan inflasi yang tertinggi sejak Juni 2017, pada saat itu Juni 2017 inflasi kita sebesar 4,37 persen," kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam video conference.
 
Ia menjelaskan, kenaikan inflasi ini salah satunya dipicu oleh kenaikan harga komoditas di pasar internasional. Bahkan beberapa negara memberlakukan kebijakan restriksi sehingga membuat harga energi dan pangan global meningkat.
 
"Kalau kita lihat dari indeks harga komoditas global, ini menunjukkan untuk indeks energi ini terus menunjukan adanya kenaikan, sementara untuk komoditas pangan kalau dilihat cenderung stabil," pungkas dia.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id