comscore

Keseimbangan Eksternal RI Dinilai Kuat Hadapi Berbagai Risiko

Eko Nordiansyah - 25 Mei 2022 11:01 WIB
Keseimbangan Eksternal RI Dinilai Kuat Hadapi Berbagai Risiko
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu. FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin
Jakarta: Ketahanan eksternal Indonesia tetap terjaga salah satunya ditopang oleh kinerja neraca transaksi berjalan yang konsisten baik. Adapun neraca transaksi berjalan kuartal I-2022 mencatat surplus sebesar USD0,2 miliar atau 0,1 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan surplus ini merupakan kinerja yang sangat baik mengingat banyak sekali risiko yang dihadapi. Misalnya saja lonjakan harga minyak dunia yang didorong oleh eskalasi geopolitik yang menekan neraca perdagangan migas.
"Jelas upaya reformasi struktural Indonesia berhasil menciptakan surplus neraca perdagangan nonmigas Indonesia yang konsisten tinggi bahkan terus meningkat sehingga berhasil menyerap risiko yang berasal dari kenaikan harga minyak," klaim dia, dalam keterangan resminya, Rabu, 25 Mei 2022.

Surplus transaksi berjalan sedikit menurun akibat kenaikan harga minyak dunia yang menyebabkan defisit di sektor migas. Sedangkan neraca perdagangan nonmigas tetap kuat meskipun sedikit menurun karena faktor eksternal yaitu perlambatan ekspor ke negara mitra dagang utama Indonesia, seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jepang.

Penurunan surplus neraca transaksi berjalan juga disebabkan oleh jasa keuangan dan jasa perjalanan, seiring dengan pemulihan ekonomi dan peningkatan perjalanan (dibukanya kembali penyelenggaraan ibadah umrah) dan wisata nasional ke luar negeri yang memengaruhi neraca jasa.

"Kinerja neraca transaksi berjalan diharapkan terus positif dengan berbagai kebijakan reformasi struktural untuk mendorong kinerja ekspor nonmigas melalui penguatan infrastruktur, sumber daya manusia, hilirisasi, revitalisasi industri, dan ekonomi hijau," ungkapnya.

Ia menyebut PMI Manufaktur Indonesia yang semakin ekspansif juga menjadi indikasi dini masih kuatnya kinerja ekspor ke depan. Untuk memperbaiki kondisi defisit migas, pemerintah juga terus berupaya membangun kapasitas industri hulu migas sehingga posisi neraca berjalan secara akan menguat.

Dari sisi neraca transaksi modal dan finansial, terjadi peningkatan aliran dana masuk neto investasi langsung ke sektor industri pengolahan, perdagangan, dan sektor lainnya ketimbang kuartal sebelumnya sebagai bentuk optimisme investor terhadap prospek pemulihan ekonomi domestik sebagai akibat penanganan pandemi yang efektif dan iklim investasi yang terus terjaga di Indonesia.

Ketidakpastian pasar keuangan global

Sementara itu, ketidakpastian pasar keuangan global akibat tensi geopolitik dan inflasi di Amerika Serikat yang memicu pengetatan kebijakan moneter telah berdampak pada terjadinya aliran keluar investasi portofolio. Meskipun demikian, fundamental ekonomi Indonesia yang kuat, khususnya terkait dampak positif harga komoditas global dan prospek pemulihan ekonomi nasional.

Pemerintah bersama otoritas terkait sektor keuangan yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) akan senantiasa menciptakan bauran kebijakan yang tepat untuk stabilitas perekonomian. Dengan berbagai langkah dan bauran kebijakan yang ditempuh pemerintah dan otoritas lainnya tersebut, neraca TMF akan lebih baik ke depan.


Secara agregat, pada kuartal I-2022, NPI menunjukkan kinerja yang relatif baik meskipun defisit USD1,8 miliar di tengah ketidakpastian terkait dinamika global. Posisi cadangan devisa pada Maret 2022 tercatat sebesar USD139,1 miliar atau setara dengan kebutuhan pembiayaan impor dan utang luar negeri Pemerintah selama tujuh bulan.

"Cadangan devisa ini menjadi modal dalam menjaga ketahanan Indonesia terhadap berbagai potensi risiko eksternal ke depan. Mempertimbangkan outlook neraca transaksi berjalan dan TMF, performa NPI secara keseluruhan diharapkan ke depan diperkirakan masih baik dan dapat menopang ketahanan sektor eksternal," pungkas dia.


(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id