comscore

6 Pertimbangan Kenaikan Cukai Rokok 12%

Desi Angriani - 14 Desember 2021 11:24 WIB
6 Pertimbangan Kenaikan Cukai Rokok 12%
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) sebesar 12 persen akan berlaku pada 1 Januari 2022. Tak asal mengetok palu, keputusan tersebut sudah mempertimbangkan aspek kesehatan, tenaga kerja, pengawasan barang cukai ilegal, hingga pendapatan negara.

"Bapak Presiden meminta agar kita segera melaksanakannya agar kita tetap bisa menjalankan per 1 Januari 2022," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers secara virtual, Senin, 13 Desember.
Baca juga: Sah! Tarif Cukai Tembakau Naik 12% Tahun Depan

Sri Mulyani pun membeberkan enam pertimbangan kenaikan cukai rokok:

  1. Sisi kesehatan sebagai langkah pengendalian prevalensi perokok anak.
  2. Sisi tenaga kerja terutama buruh yang bekerja di dalam Industri Hasil Tembakau (IHT).
  3. Keberlangsungan para petani tembakau.
  4. Hitungan kenaikan tarif CHT terhadap penerimaan negara.
  5. Pemberantasan rokok ilegal.
  6. Perluasan barang kena cukai (BKC) dengan tetap memperhatikan situasi pemulihan dan ekonomi.
"Ini perlu kita terus waspadai semakin tinggi harga rokok dan tarif cukainya, semakin besar intensif terjadinya kegiatan dari produksi rokok ilegal," tegas Sri Mulyani.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id