Luhut dan Erick Undang Jepang Investasi Melalui Sovereign Wealth Fund

    Annisa ayu artanti - 04 Desember 2020 09:28 WIB
    Luhut dan Erick Undang Jepang Investasi Melalui <i>Sovereign Wealth Fund</i>
    Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat mengundang Jepang untuk berinvestasi di Indonesia. FOTO: KBRI Jepang
    Tokyo: Pemerintah Indonesia mengajak Pemerintah Jepang untuk meningkatkan investasi melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia yang dikenal sebagai Nusantara Investment Authority (NIA). Undangan itu diajukan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

    "Tujuan saya dan Menteri (BUMN) Erick (Thohir) ke Tokyo adalah untuk mengundang Jepang meningkatkan investasi melalui lembaga SWF yang akan dibentuk berdasarkan amanat UU Omnibus Law," kata Luhut, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 Desember 2020.

    Luhut menjelaskan NIA akan memberikan fleksibilitas bagi investor untuk menanamkan investasi dalam bentuk ekuitas atau aset dengan pengelolaan yang transparan dan profesional. Sementara Menteri BUMN Erick Thohir berharap Jepang bisa menjadi mitra bagi Indonesia untuk mengembangkan dan membangun sektor-sektor atraktif di Tanah Air.

    Sektor-sektor yang dimaksudkan Erick seperti jalan tol, bandar udara, dan pelabuhan. "Kita ingin aset-aset yang dimiliki BUMN dapat dioptimalisasikan nilainya," ucap Erick.

    Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi yang hadir dalam pertemuan dengan Penasehat Perdana Menteri Jepang Izumi Hiroto menyampaikan Jepang secara umum mendukung pembentukan SWF Indonesia. Beberapa kalangan bisnis Jepang pun, lanjutnya, telah menyatakan ketertarikannya untuk berpartisipasi.

    "Dalam pembangunan health tourism di Bali, manajemen operator pelabuhan, dan tingkatkan investasi di Kawasan Industri Batang," ujar Heri.

    Sebelum pertemuan dengan Penasehat PM Jepang, Luhut dan Erick bertemu dengan Sekjen Partai Liberal Democratic Party (LDP) untuk Majelis Tinggi SEKO Hiroshige, yang juga mantan Menteri Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang, membahas dukungan parlemen Jepang atas investasi pemerintah dan swasta Jepang di SWF Indonesia dan mendapat sambutan positif.

    Selain itu, pada kesempatan terpisah Luhut dan Erick juga telah melakukan serangkaian pertemuan sejumlah pimpinan kalangan bisnis Jepang, antara lain Mitsui & Co, Mitsubishi Corp, Sojitz, Nippon Steel dan Hanwa. 

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id