Menkeu: Infrastruktur Dorong Pemerataan Akses Teknologi Digital

    Husen Miftahudin - 23 September 2019 15:15 WIB
    Menkeu: Infrastruktur Dorong Pemerataan Akses Teknologi Digital
    Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto : MI/Susanto.
    Jakarta: Pemerintah saat ini sedang fokus meningkatkan pembangunan infrastruktur. Tujuannya, untuk mendorong pemerataan akses ekonomi hingga teknologi digital ke seluruh masyarakat di Tanah Air.

    "Belanja pemerintah pada infrastruktur terus didorong agar seluruh masyarakat dapat mengambil manfaat dari teknologi dan fintech secara keseluruhan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di sela acara Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2019, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 23 September 2019.

    Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti bandara, pelabuhan, hingga jalan mendukung pemerataan akses teknologi digital hingga ke pelosok daerah. Berbagai pembangunan tersebut mendorong pemerintah untuk menyediakan akses teknologi digital melalui proyek infrastruktur telekomunikasi, Palapa Ring.

    "Jadi, jalan raya, airport, dan akses internet sekarang dibangun. Diharapkan segera selesai akhir tahun ini dengan satelit Palapa Ring dan satelit-satelit lain," ungkap dia.

    Di sisi lain, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu memastikan anggaran pemerintah digunakan untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM). Pemerintah, tegasnya, akan memfokuskan penyaluran anggaran peningkatan kualitas SDM lewat pendidikan kejuruan.

    "Kita pastikan penggunaan anggaran pendidikan kejuruan untuk (peningkatan kualitas) SDM Indonesia. Kami juga berikan intervensi tambahan untuk persiapkan angkatan kerja agar bisa menghadapi ekonomi digital, termasuk fintech," tuturnya.

    Senada, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan teknologi digital bisa meningkatkan pencapaian inklusi keuangan. Pasalnya, teknologi digital bisa menyentuh masyarakat yang ada di wilayah-wilayah pelosok dan remote area.

    "Masyarakat kita yang selama ini belum tersentuh dunia keuangan bisa tersentuh. Kalau inklusi ekonomi adalah bagaimana ekonomi digital membantu UMKM sehingga bisa berinovasi, khususnya melalui fintech," jelas dia.

    Saat ini, Bank Sentral tengah bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) untuk mendorong pelaku startup dan e-commerce agar lebih mengembangkan usahanya sehingga terbentuk ekosistem pengembangan ekonomi digital. "Agar digital bisa mendorong perekonomian Indonesia," tutup Perry.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id