comscore

Pemerintah Serap Rp20 Triliun dari Lelang 7 Surat Utang

Eko Nordiansyah - 25 Mei 2022 08:34 WIB
Pemerintah Serap Rp20 Triliun dari Lelang 7 Surat Utang
Ilustrasi hasil lelang surat utang negara (SUN) - - Foto: dok BTN
Jakarta: Pemerintah mendapatkan tambahan dana sebesar Rp20 triliun dari hasil lelang surat utang negara (SUN) pada 24 Mei kemarin. Total dana tersebut dimenangkan dari penawaran yang masuk sebesar Rp39,42 triliun.
   
"Demand investor pada lelang kali ini terlihat sangat solid tercermin dari bids yang masuk sebesar Rp39,42 triliun atau meningkat 50 persen dibanding lelang sebelumnya," ujar Direktur SUN Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Risiko Kementerian Keuangan Deni Ridwan melalui keterangannya, Rabu, 25 Mei 2022.

Tujuh SUN yang dilelang:

  1. SPN03220825 (new issuance)
  2. SPN12230526 (new issuance)
  3. FR0090 (reopening)
  4. FR0091 (reopening)
  5. FR0093 (reopening)
  6. FR0092 (reopening)
  7. FR0089 (reopening)
Selain itu, bids to cover ratio pada lelang kali ini sebesar 1,97 kali. Hal ini dipengaruhi oleh relatif stabilnya kondisi pasar global dan didukung positifnya kondisi perekonomian domestik.

Berikut indikator positif ekonomi domestik:

  1. neraca perdagangan mencatatkan surplus tertinggi sepanjang sejarah pada April sebesar USD7,56 miliar
  2. current account tercatat surplus USD0,22 miliar 
  3. cadangan devisa pada akhir Maret mencapai USD139,1 miliar atau setara pembiayaan 7 bulan impor
Preferensi investor untuk obligasi negara pada lelang hari ini yaitu masih pada dua seri benchmark dengan tenor 5 dan 10 tahun yang mencapai 52,16 persen dari total incoming bids dan 65,0 persen dari total awarded bids.

Selain itu incoming bids terbesar masih pada tenor 10 tahun yaitu sebesar Rp12,57 triliun. Sementara itu, partisipasi investor asing meningkat Rp4,25 triliun dibanding lelang sebelumnya.
Mayoritas pada tenor 10 dan 15 tahun, dengan total penawaran masuk mencapai Rp5,58 triliun atau 14,15 persen dari total incoming bids, dan dimenangkan sebesar Rp4,08 triliun atau 73,06 persen dari total incoming bids investor asing.

"Secara umum, level WAY lelang SUN hari ini untuk seri Obligasi Negara turun sebesar 11 s.d. 37 bps dibandingkan lelang sebelumnya. Hal tersebut sesuai dengan kondisi pasar dan tren penurunan tingkat imbal hasil di pasar domestik beberapa hari terakhir," terang Deni.  

Dengan mempertimbangkan yield SBN yang wajar di pasar sekunder dan rencana kebutuhan pembiayaan tahun 2022, maka pemerintah memutuskan untuk memenangkan permintaan sebesar Rp20,0 triliun.
 
Sesuai dengan kalender penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) 2022, lelang penerbitan SUN selanjutnya akan dilaksanakan pada 7 Juni 2022.  

"Pemerintah optimis kondisi pasar ke depan akan lebih kondusif dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pembiayaan APBN melalui penerbitan SBN," pungkas Deni.


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id