comscore

Indonesia Lebih Siap Hadapi Dampak Taper Tantrum

Eko Nordiansyah - 16 Februari 2022 15:38 WIB
Indonesia Lebih Siap Hadapi Dampak <i>Taper Tantrum</i>
Ekonom senior Chatib Basri - - Foto: MI/ Moh Irfan
Jakarta: Ekonom Senior Chatib Basri menyebut dampak taper tantrum terhadap perekonomian Indonesia tahun ini akan lebih minim. Pasalnya, taper tantrum delapan tahun yang lalu berbeda dengan kondisi saat ini.
 
Pada 2013, bank sentral Amerika Serikat (AS) melakukan pengurangan likuiditas (tapering) sehingga berdampak ke nilai tukar, pasar modal, imbal hasil surat berharga, hingga tekanan sektor perbankan di dalam negeri.
 
"Saya bisa mengatakan this time is differenttaper tantrum 2.0 akan berbeda dibandingkan dengan taper tantrum 2013," katanya dalam Finance Track Main & Side Event February Series, Rabu, 16 Februari 2022.

Chatib menyebut ada dua alasan yang membuat kondisi taper tantrum saat ini berbeda ketika ia menjabat menteri keuangan. Saat itu, defisit transaksi berjalan (current account) cukup tinggi bila dibandingkan sekarang.
"Pada waktu itu defisitnya (transaksi berjalan) 4,4 persen, sekarang kita running current account surplus dan mungkin 2023 defisitnya di bawah satu persen mungkin 0,5 persen," ungkapnya.

Selanjutnya, kepemilikan asing dalam surat berharga pemerintah (government bond). Pada 2013, share dari foreign holder mendekati hampir 40 persen, sedangkan tahun lalu jumlahnya hanya sekitar 19 persen saja.

"Kalau role dari external financing-nya kecil, uangnya keluar, porsi yang keluar kan relatif kecil. Itu yang menjelaskan rupiahnya kenapa more or less stable sekarang, walaupun tapering sudah diumumkan The Fed akan menaikkan Fed fund rate," pungkas dia.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id