Alasan Pilkada Tetap Digelar, Ada Perputaran Dana Rp26 Triliun

    Eko Nordiansyah - 03 Oktober 2020 08:41 WIB
    Alasan Pilkada Tetap Digelar, Ada Perputaran Dana Rp26 Triliun
    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO: Kemenko Perekonomian
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan perputaran uang selama pelaksanaan Pilkada 2020 tidak sedikit. Untuk itu, pemerintah masih bersikeras melangsungkan Pilkada di tengah pandemi covid-19.

    "Ada sirkulasi dana baik dari calon-calon yang ikuti Pilkada, maupun dana penyelenggaraan Pilkada oleh KPU, Bawaslu, jumlahnya sekitar Rp25 triliun-Rp26 triliun," kata dia, dalam video conference di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2020.

    Pelaksanaan Pilkada, menurut Airlangga, akan menyedot anggaran mencapai Rp19 triliun. Ia meyakini pelaksanaan pesta demokrasi di sejumlah daerah ini akan melibatkan banyak tenaga kerja selama penyelenggaraannya.

    Sementara itu, Airlangga membantah pelaksanaan Pilkada akan meningkatkan kasus positif covid-19 di Indonesia. Pasalnya ada sejumlah wilayah yang tidak melangsungkan Pilkada, namun angka kasus covid-19 terus meningkat seperti DKI Jakarta.

    "Peningkatan kasus tidak terkait dengan Pilkada, karena beberapa daerah termasuk DKI tidak melakukan Pilkada namun angkanya merangkak meningkat. Sehingga tentu Pilkada tidak berkaitan langsung dengan kenaikan positive rate," ungkapnya.

    Ia menambahkan penambahan kasus positif di Indonesia lebih banyak disebabkan oleh ketidakdisiplinan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan. Untuk itu, Airlangga mengimbau masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah.

    "Oleh karena itu pemerintah terus mendorong operasi yustisi agar kedisiplinan masyarakat terus bisa dijaga. Dan dilakukan kampanye menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," pungkas dia.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id