comscore

Inovasi Kartu Prakerja Dipuji, Bank Dunia: Bisa Akselerasi Inklusi Keuangan Digital

Eko Nordiansyah - 15 Juni 2022 18:10 WIB
Inovasi Kartu Prakerja Dipuji, Bank Dunia: Bisa Akselerasi Inklusi Keuangan Digital
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Bank Dunia memuji sistem penyaluran bantuan melalui program Kartu Prakerja. Program Kartu ini dinilai tidak hanya menawarkan skill development saja, namun juga menjadi sarana transfer dana dari pemerintah ke masyarakat sehingga mendukung inklusi keuangan digital.

Sistem penyaluran insentif dengan menggunakan digital end to end serta melalui pembayaran Government-to-Person (G2P) langsung kepada penerima membuat masyarakat mengalami peningkatan literasi dan inklusi keuangan, karena semakin melatih penggunaan sistem pembayaran elektronik.
Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste Satu Kahkonen mengatakan, sistem penyaluran bantuan melalui Kartu Prakerja ini merupakan hal yang sangat inovatif. Apalagi program ini merupakan yang pertama mengimplementasikan mekanisme pembayaran G2P.

"Kartu Prakerja merupakan kebijakan pasar tenaga kerja aktif dan program bantuan sosial di Indonesia yang pertama kali mengimplementasikan mekanisme pembayaran G2P yang berorientasi pada penerima," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 15 Juni 2022.

Ada tiga hal yang mendapat perhatian dari Bank Dunia. Pertama, penting untuk menawarkan berbagai pilihan bank dan e-wallet demi kemudahan akses oleh penerima. Kedua, sebagian besar penerima dengan segera mencairkan bantuan sosial menjadi uang tunai setelah mereka terima.

"Hal ini menandakan kebutuhan untuk menyediakan lebih banyak pilihan dan mendorong penggunaan platform pembayaran digital," ungkapnya.

Ketiga, adanya ruang untuk meningkatkan inklusi finansial dengan menyediakan program literasi keuangan untuk para peserta program bantuan sosial. Dengan begitu, program ini dapat memenuhi kebutuhan penerima manfaat dan mendukung reformasi lebih lanjut sistem pembayaran G2P.

Sepanjang kuartal IV-2021, Bank Dunia dan Sekretariat TNP2K yang didukung oleh G2Px Initiative Fund dan Indonesia Human Capital Acceleration Multi Donor Trust Fund (IHCA-MDTF), melakukan sebuah kajian untuk mempelajari implementasi bantuan sosial kartu prakerja.

Penelitian tentang Kartu Prakerja ini menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Survei telepon dilakukan oleh SurveyMETER pada 6-25 Oktober 2021 kepada 1.000 penerima Kartu Prakerja di 50 kecamatan yang tersebar di 50 kabupaten dan 25 provinsi.

Ada lima poin yang menjadi pesan kunci penelitian ini. Pertama, sembilan dari 10 responden telah menyelesaikan program Kartu Prakerja yang dimulai dari penerimaan hingga pemberian insentif pascapelatihan. Bahkan 95,7 persennya telah membeli pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari.

Kedua, mayoritas responden atau 96,1 persen dari keseluruhan jumlah penerima menyatakan puas dengan pelatihan kartu prakerja pertama mereka. Mereka didorong oleh motivasi intrinsik dan/atau insentif pascapelatihan dalam menyelesaikan pelatihan pertama mereka.

Ketiga, penggunaan uang elektronik sebagai salah satu metode pembayaran berkontribusi positif terhadap tujuan inklusi keuangan. Kajian ini juga menemukan bahwa 76,6 persen penerima manfaat lebih memilih menggunakan rekening uang elektronik dan sisanya memilih rekening bank.

Keempat, 69 persen penerima mencairkan seluruh insentif menjadi uang tunai setelah menerimanya di rekening mereka, sedangkan 31 persen lainnya mencairkan hanya sebagian. Mayoritas responden menggunakan insentif untuk membeli makanan dan/atau untuk modal kerja.

Kelima, perluasan lebih banyak opsi penyedia rekening bank untuk menerima insentif pascapelatihan dapat meningkatkan penggunaan rekening bank. Hampir 90 persen penerima manfaat menganggap Kartu Prakerja telah menyediakan cukup pilihan penyedia jasa pembayaran.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id