Sri Mulyani Akui Proses Pemulihan Ekonomi Masih Panjang

    Eko Nordiansyah - 02 Oktober 2021 13:31 WIB
    Sri Mulyani Akui Proses Pemulihan Ekonomi Masih Panjang
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui proses pemulihan ekonomi masih sangat panjang. Untuk itu, ia meminta kepada seluruh jajarannya agar tidak berpuas diri dan terlena dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

    Di kuartal II-2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7,07 persen atau lebih baik dari kuartal sebelumnya yang masih kontraksi 0,74 persen. Hal ini harus menjadi pijakan agar semua pihak bekerja keras membantu pemulihan ekonomi.

     



    "Ini baru merupakan sebuah proses pemulihan yang masih akan sangat panjang. Jadi kita tidak boleh puas dan terlena dengan pertumbuhan yang cukup tinggi di kuartal II 2021," kata dia dalam Peringatan Hari Bea Cukai ke-75 di Jakarta, Sabtu, 2 Oktober 2021.

    Apalagi pada Juli lalu, pemerintah harus kembali melakukan pengetatan kembali PPKM level 4 di hampir semua wilayah Indonesia. Ia menambahkan, kondisi ini tentu mengancam kembali pemulihan ekonomi yang masih sangat awal tersebut.

    "Ini pekerjaan besar, sebuah panggilan negara dan merupakan tugas yang utama. Oleh karena itu, saya ingin menyampaikan kepada seluruh jajaran Bea Cukai, tugas belum selesai, tidak saatnya kita berpuas diri," ungkapnya.

    Meski begitu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Bea Cukai yang terus membantu penanganan covid-19 sekaligus mendorong pemulihan ekonomi. Apalagi Bea Cukai berada di garis terdepan untuk melayani masyarakat dan pelaku usaha.

    Sri Mulyani menyebut, Bea Cukai telah membantu  kelancaran industri dengan layanannya kepada dunia usaha. Bahkan Bea Cukai memfasilitasi barang-barang untuk penanganan pandemi seperti impor alat kesehatan, vaksin, oksigen, dan obat-obatan.

    "Terima kasih Anda semuanya bekerja siang dan malam secara sungguh-sungguh untuk meyakinkan bahwa proses tersebut berjalan secara baik dan tepat serta mematuhi peraturan perundang-undangan," pungkas dia.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id