Anggaran Kemenkeu pada 2021 Disepakati Rp43,3 Triliun

    M Ilham Ramadhan - 15 September 2020 14:30 WIB
    Anggaran Kemenkeu pada 2021 Disepakati Rp43,3 Triliun
    Sri Mulyani siap cairkan THR ASN tahun ini. MI/Erlangga
    Jakarta: Komisi XI DPR menyetujui usulan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Kementerian Keuangan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021. Pagu institusi pengelola keuangan negara disetujui sebesar Rp43,307 triliun.

    "Komisi XI menyetujui rencana kerja anggaran Kementerian Keuangan dalam RAPBN tahun Anggaran 2021 sebesar Rp43,307 triliun," ujar Ketua Komisi XI Dito Ganinduto saat membacakan kesimpulan Rapat Kerja bersama Kementerian Keuangan, Selasa, 15 September 2020.

    Di kesempatan yang sama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut pagu anggaran tersebut terdiri dari pagu murni Kemenkeu sebesar Rp34,8 triliun yang akan digunakan untuk melaksanakan lima program pada 2021. Pertama, program kebijakan fiskal sebesar Rp65,695 miliar yang akan diarahkan untuk mewujdukan kebijakan fiskal ekspansif dan konsolidatif.

    Program kebijakan fiskal itu disalurkan lewat enam kegiatan strategis seperti perbaikan iklim kemudahan berusaha, kajian kolaboratif pemerintah pusat dan daerah, pengembangan strategi evaluasi implementasi pelaksanaan anggaran perubahan iklim, dan penerbitan SBSN dengan skema investasi pemerintah. Kemudian, penyelenggaraan WCO Technology Conference 2021 dan mengusulkan revisi Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 2004 tentang Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah.

    "Revisi UU HKPD untuk makin menyinergikan dan mengharmonisasikan perubahan UU Pemda dan konsep desentralisasi fiskal yang perlu untuk terus diperbaiki. Seiring dengan makin besarnya dana yang ditrasnfer ke daerah dan otsus daerah yang membutuhkan akuntabilitas dari sisi output dan outcome dari pelayanan publik," jelas Sri Mulyani.

    Baca: DPR Setujui Anggaran Kementan 2021 Sebesar Rp21,83 Triliun

    Program kedua ialah program pengelolaan penerimaan negara sebesar Rp2,234 triliun. Program ini bermaksud mengoptimalisasi penerimaan negara dari sektor pajak, kepabeanan dan cukai serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id