comscore

Sri Mulyani Ingatkan Dinamika Global Bisa Berimbas ke RI

Eko Nordiansyah - 27 Juni 2022 17:54 WIB
Sri Mulyani Ingatkan Dinamika Global Bisa Berimbas ke RI
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. FOTO: Kementerian Keuangan.
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan upaya menjaga momentum pemulihan ekonomi yang sedang terjadi di tengah ketidakpastian global. Oleh karena itu, kondisi saat ini harus dibarengi dengan fleksibilitas, termasuk dalam menetapkan target ekonomi makro.

"Dengan dinamika yang begitu masih sangat tinggi secara global, meskipun tadi asumsi-asumsi disetujui, kami juga akan tetap very open-minded, sangat terbuka. Jangan sampai kemudian karena kita terikat pada asumsi sementara situasi bergerak sangat cepat, kemudian kita terikat sampai tahun depan," kata dia dalam rapat dengan Banggar DPR, Senin, 27 Juni 2022.
Ia menyebut, pemerintah menjadikan ini momentum untuk melakukan reformasi struktural dalam rangka mendorong transformasi ekonomi untuk peningkatan produktivitas nasional. Reformasi fiskal yang komprehensif akan dilakukan dalam rangka optimalisasi pendapatan, penguatan kualitas belanja dan efisiensi, serta keberlanjutan pembiayaan.

Untuk itu, pemerintah dan DPR sepakat agar Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2023 disusun di tengah pemulihan ekonomi yang semakin menguat. Namun, perekonomian global masih dibayangi risiko ketidakpastian yang dipicu konflik geopolitik Rusia-Ukraina yang berdampak pada kenaikan harga komoditas energi dan pangan yang signifikan.

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan Panja, asumsi dasar ekonomi makro dalam RAPBN 2023 yang telah disepakati adalah pertumbuhan ekonomi 5,3 hingga 5,9 persen. Adapun laju inflasi ditargetkan sebesar dua hingga empat persen.

Nilai tukar rupiah ditetapkan antara Rp14.300 hingga Rp14.800 per USD, tingkat bunga Surat Utang Negara 10 tahun 7,34 hingga 9,16 persen, harga minyak mentah Indonesia USD90 hingga USD110 per barel, lifting minyak bumi 660 ribu hingga 680 ribu barel per hari, serta lifting gas bumi 1.050 ribu hingga 1.150 ribu barel setara minyak per hari.

Sementara, target pembangunan 2023 yang disepakati adalah tingkat kemiskinan 7,5 hingga 8,5 persen, tingkat pengangguran terbuka 5,3 hingga 6 persen, rasio gini 0,375 hingga 0,378, indeks pembangunan manusia 73,31 hingga 73,49, nilai tukar petani 105 hingga 107, dan nilai tukar nelayan 107 hingga 108.


(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id