Sri Mulyani Beberkan Syarat RI Jadi Negara Maju di 2045

    Eko Nordiansyah - 18 November 2020 15:17 WIB
    Sri Mulyani Beberkan Syarat RI Jadi Negara Maju di 2045
    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: MI/ Susanto
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini Indonesia berpotensi besar sebagai negara maju pada 2045. Hal ini ditopang oleh separuh bonus demografi RI yang merupakan penduduk usia produktif.

    Pada 2045, sebanyak 75 persen penduduk diproyeksikan akan tinggal di perkotaan dan 80 persen penduduk merupakan berpenghasilan menengah. Dengan kondisi ini, Indonesia bakal menjadi negara ekonomi terbesar keempat dunia dengan pendapatan perkapita USD23.199.

    "Namun proyeksi itu akan tetap menjadi proyeksi. Kita untuk mencapai itu perlu persyaratan dan persyaratannya tidak mudah," katanya dalam Seminar Nasional Call for Paper tentang 'Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju yang Berkelanjutan' di Jakarta, Rabu, 18 November 2020.

    Menurut Sri Mulyani struktur ekonomi Indonesia pada 2045 akan meningkat dan produktif. Hal ini seiring perkembangan sektor jasa berdasarkan value added dan teknologi tinggi.

    "Apakah berkaitan infrastruktur yang harus terus dibangun dan memadai, baik dalam kuantitas maupun kualitas. SDM Indonesia yang harus ditingkatkan kualitasnya dan kemampuan karakternya, kemampuan skillnya. Lalu adopsi teknologi masih menjadi tantangan yang sangat besar," jelas dia.

    Ia menambahkan pandemi covid-19 yang terjadi tahun ini memang memberikan dampak luar biasa dalam mencapai target sebagai negara maju. Namun, ia memastikan Indonesia tidak akan kehilangan fokus maupun arah.

    "Stabilitas pertumbuhan ekonomi kita selama ini cukup teruji, tidak hanya dalam lima tahun terakhir tapi dalam dua dekade terakhir. Dan dalam lima tahun terakhir kita sudah melakukan banyak sekali membangun infrastruktur dalam rangka untuk mengejar ketertinggalan dari Indonesia," ungkapnya.

    "Kemudian kita juga melihat reformasi yang sudah dilaksanakan selama ini dan sudah menghasilkan tentu masih di dalam tahap yang perlu diakselerasi. Apakah reform di bidang pendidikan, kesehatan, pembangunan, birokrasi, regulasi," pungkas dia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id