Menkeu Kutip Nelson Mandela soal Pendidikan Senjata Ampuh Ubah Dunia

    Despian Nurhidayat - 14 Oktober 2020 20:18 WIB
    Menkeu Kutip Nelson Mandela soal Pendidikan Senjata Ampuh Ubah Dunia
    Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Wisuda PKN STAN secara virtual. Foto: tangkapan layar youtube..
    Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan pendidikan adalah alat atau senjata yang paling ampuh untuk mengubah Indonesia menjadi negara yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

    "Gunakan ilmu yang diberikan untuk mengubah dunia, mengubah Indonesia agar menjadi negara maju, adil, sejahtera dan memiliki martabat serta peradaban yang tinggi," ungkapnya dalam acara Wisuda PKN STAN secara virtual, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Sri Mulyani menambahkan hal serupa juga pernah dilontarkan oleh tokoh dunia asal Afrika Selatan Nelson Mandela yang menyatakan pendidikan adalah senjata paling powerfull dan sangat mampu mengubah dunia.

    "Salah satu tokoh dunia dari Afrika Selatan yang merupakan bapak rekonsiliasi namanya Nelson Mandela, beliau berkata education is the most weapon which can use to change the world," ujar Sri Mulyani.

    Sri Mulyani menuturkan kepada 3.231 wisudawan dan wisudawati PKN STAN bahwa mereka merupakan orang-orang pilihan yang berhasil merasakan pendidikan tingkat tinggi di Indonesia. Hal itu terjadi karena menurutnya saat ini hanya sebanyak sembilan persen anak-anak di Indonesia yang mampu mengenyam pendidikan hingga ke perguran tinggi.

    "Hanya sembilan persen masyarakat Indonesia yang mampu dan memiliki keberuntungan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Jadi kalian adalah elit sembilan persen," sambungnya.

    Oleh sebab itu ia menekankan seluruh masyarakat termasuk wisudawan PKN STAN yang berkesempatan merasakan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar yaitu mengubah Indonesia menjadi lebih baik.

    "Artinya kalian akan dituntut untuk terus membangun dan memperbaiki negara dan bangsa kita," tegas Sri Mulyani.

    Ia pun berpesan agar para wisudawan PKN STAN maupun mahasiswa lainnya dapat menggunakan ilmu sebaik-baik dalam rangka membangun Indonesia menjadi maju, adil, sejahtera, dan memiliki memiliki martabat serta peradaban tinggi. Terlebih lagi, pemerintah telah mengalokasikan sebesar 20 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per tahun untuk mendukung bidang pendidikan agar mampu mencetak para agen perubahan.

    "Kalian diberikan sarana dalam bentuk pendidikan terbaik di Republik Indonesia dan bahkan dalam kalian menuntut ilmu dibayar oleh uang negara. Sekarang kalian akan dituntut untuk menjadi agen perubahan," pungkasnya.

    (AHL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id