Pemerintah Optimistis Ekonomi Terjungkit saat Pandemi Covid-19 Terkendali

    Medcom - 12 Oktober 2021 20:34 WIB
    Pemerintah Optimistis Ekonomi Terjungkit saat Pandemi Covid-19 Terkendali
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Pemerintah optimistis target pertumbuhan ekonomi tahun ini mencapai 3,7 persen hingga 4,5 persen. Optimisme ini didasari perbaikan dan pemulihan ekonomi yang ditunjukkan sejumlah indikator.

    Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2021 mencapai 7,07 persen (YoY). Ini disebut pertumbuhan triwulanan tertinggi sejak 16 tahun terakhir. Memang ada faktor base effect, tapi sejumlah indikator telah pulih.

     



    Pengendalian pandemi lewat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di awal kuartal III-2021 disebut telah berhasil menekan laju penyebaran varian delta covid-19. 

    "Aktivitas ekonomi berpotensi kembali meningkat dan memperkuat pemulihan ekonomi di kuartal IV-2021," kata Asisten Deputi Moneter dan Sektor Eksternal Kemenko Perekonomian Ferry Irawan dalam Alinea Forum bertema Peta Jalan Kebijakan Menggairahkan Ekonomi Di Tengah Pandemi, Selasa, 12 Oktober 2021.

    Ferry menegaskan hasil kajian sejumlah lembaga ekonomi dunia terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 juga tidak jauh dari target pemerintah. Dia mengaku pertumbuhan ekonomi amat bergantung kepada displin pengendalian pandemi dan dukungan perbaikan sistem ketahanan kesehatan. 

    Sebagai upaya mencegah penularan covid-19 di tempat kerja, lanjut dia, pemerintah menerapkan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) sebagai bentuk pemantauan protokol kesehatan sektor usaha selama masa pandemi. 

    Baca: Profesi Keuangan Bantu Pemerintah Pulihkan Ekonomi

    Terdapat 14.791 IOMKI yang telah diterbitkan kepada pelaku usaha untuk dapat beroperasi selama masa pandemi. Saat pandemi mencapai puncak, kata Ferry, kasus aktif harian mencapai 573.908. Data terakhir di akhir kuartal III atau awal kuartal-IV, kasus aktif harian Covid-19 sudah jauh lebih rendah. 

    "Ini yang memberikan confident kepada kita. Oke di kuartal III kita terpengaruh, tetapi mudah-mudahan angka pertumbuhan bisa 4,0-5,0 persen dan di kuartal IV kami harapkan bisa tumbuh lebih dari 5 persen. Tentu tidak setinggi kuartal II (7,07 persen)," tutur Ferry.

    PEN sebagai instrumen

    Untuk menggairahkan ekonomi selama pandemi, lanjut Ferry, pemerintah menjadikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebagai instrumen penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi. Realisasi PEN 2021 sampai 8 Oktober mencapai Rp416,08 triliun (55,9 persen) dari pagu Rp744,77 triliun.



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id