JK: Kalau Pengusaha Rugi, Negara Berhenti

    Gervin Nathaniel Purba - 18 Agustus 2019 15:01 WIB
    JK: Kalau Pengusaha Rugi, Negara Berhenti
    Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) . Medcom/Gervin.
    Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) menilai peran pengusaha jauh lebih besar dalam menjaga pertumbuhan negara. Peran pemerintah hanya memberikan dukungan melalui regulasi yang diterapkan.

    "Pemerintah merasa bisa merubah semua hal. Padahal kekuasaan hanya 20 persen. 80 persennya dilakukan pengusaha melalui berinvestasi dan berdagang," ujar JK, dalam peluncuran Gerakan 1.000 Startup, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu, 18 Agustus 2019.

    Pemerintah, kata JK, memberikan jalan dan membangun infrastruktur. Hal ini untuk memperlancar roda perekonomian yang dijalankan para pengusaha.

    "Jadi jangan tergantung sama pemerintah. Justru pemerintah bergantung pada semuanya," ujarnya.

    Pajak yang selama ini diperoleh juga berasal dari hasil keuntungan para pengusaha. Jika pengusaha tidak untung, tidak akan ada pajak yang berguna bagi perkembangan perekonomian negara.

    "Kalau Anda (pengusaha) tidak untung, negara berhenti. Menteri Keuangan juga gak bisa apa-apa," kata JK.

    Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat sangat dibutuhkan. Kolaborasi ini sangat penting untuk meningkatkan kemakmuran negara.

    "Saling mendukung ini, dari sisi pemerintah, kita bisa upayakan promosi dan sebagainya. Jadi langkah ini menjadi suatu hubungan baik dan suatu cara kita membangun kebersamaan bangsa," ucap JK.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id