Kementerian ESDM Usulkan Anggaran Belanja Rp6,84 Triliun di 2021

    Suci Sedya Utami - 25 Juni 2020 16:53 WIB
    Kementerian ESDM Usulkan Anggaran Belanja Rp6,84 Triliun di 2021
    Gedung Kementerian ESDM - - Foto: dok Setkab
    Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengajukan alokasi pagu anggaran belanja sebesar Rp6,84 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021.

    Dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan alokasi tersebut turun 29,3 persen dibanding APBN 2020 yang mencapai Rp9,67 triliun. Namun, jumlahnya meningkat 10 persen dibandingkan APBN-Perubahan 2020 yang sebesar Rp6,22 triliun.

    Belanja tersebut terdiri dari belanja pegawai Rp930 miliar (13,5 persen), belanja barang sebesar Rp4,06 triliun (59,4 persen), serta belanja modal sebesar Rp1,85 triliun (27,1 persen).

    Berdasarkan jenis penerimanya, belanja tersebut dialokasikan untuk belanja aparatur seperti pembayaran gaji dan tunjangan, operasional dan pemeliharaan kantor, pengadaan peralatan kerja atau kantor dan lain-lain sebesar Rp2,03 triliun (29,7 persen).

    Kemudian belanja publik nonfisik seperti pembinaan, pengawasan, pelayanan publik atau perizinan, penyusunan kebijakan atau peraturan, survei, penelitian dan pengembangan serta pendidikan dan pelatihan sebesar Rp1,59 triliun (23,2 persen).

    "Serta belanja fisik sebesar Rp3,22 triliun (47,1 persen)," kata Arifin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 25 Juni 2020.

    Mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang ini menjelaskan pagu tersebut dialokasikan untuk 12 unit organisasi pada enam program. Di antaranya dukungan manajemen sebesar Rp628,66 miliar yang terdiri dari Sekretariat Jenderal (Setjen) KESDM Rp447,14 miliar, Inspektorat Jenderal (Itjen) KESDM Rp131,71 miliar, dan Setjen Dewan Energi Nasional Rp49,81 miliar.

    Kedua dukungan manajemen dan mitigasi serta pelayanan geologi sebesar Rp1,02 triliun pada Badan Geologi. Ketiga dukungan manajemen dan pertambangan minerba sebesar Rp486,86 miliar pada unit Ditjen Minerba.


    Keempat dukungan manajemen dan riset serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi sebesar Rp541,77 miliar pada unit Badan Litbang ESDM. Kelima dukungan manajemen dan pendidikan serta pelatihan vokasi sebesar Rp527,26 miliar termasuk anggaran pendidikan minimal sebesar Rp105 miliar pada unit Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM.

    Keenam dukungan manajemen dan energi serta ketenagalistrikan sebesar Rp3,64 triliun yang terdiri dari Ditjen Migas Rp2,14 triliun. Ditjen Ketenagalistrikan Rp174,98 miliar, Ditjen EBTKE Rp978,1 miliar, Ditjen BPH Migas sebesar Rp271,17 miliar dan Badan Pengelola Minyak Aceh (BPMA) Rp69,1 miliar.  



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id