10 Proyek Strategis dengan Realisasi Pendanaan Terbesar Tahun Ini

    Antara - 30 Juli 2021 20:32 WIB
    10 Proyek Strategis dengan Realisasi Pendanaan Terbesar Tahun Ini
    Ilustrasi proyek strategis nasional - - Foto: MI/ Angga Yuniar



    Jakarta: Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Qoswara mengungkapkan terdapat 10 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang realisasi pendanaannya memiliki porsi paling besar tahun ini, baik dari sektor proyek tol dan non-tol.

    "Untuk hanya 2021 kita coba urutkan tol dan non tol yang paling banyak kita bayar sampai 23 Juli 2021," katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat, 30 Juli 2021.
     
    Qoswara menyatakan realisasi pendanaan PSN sejak Januari hingga 23 Juli 2021 mencapai Rp13,4 triliun yang meliputi jalan tol Rp11,02 triliun, bendungan Rp1,72 triliun, irigasi Rp0,13 triliun, kereta api Rp0,38 triliun, pelabuhan Rp0,04 triliun, dan KSPN Rp0,085 triliun.

     



    Dari sisi sektor jalan tol, PSN pertama yang pendanaannya paling terbesar adalah jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan dengan realisasi mencapai Rp2,14 triliun.

    Kedua adalah jalan tol Trans Sumatra sebesar Rp1,93 triliun untuk 14 ruas dengan serapan terbesar yaitu Binjai-Langsa Rp342 miliar, Simpang Indralaya-Muara Enim Rp236 miliar dan Kisaran-Tb Tinggi Rp232 miliar.

    Ketiga adalah proyek jalan tol Yogyakarta-Solo-NYIA Kulonprogo sebesar Rp1,24 triliun, keempat adalah tol Cinere-Jagorawi Rp742,87 miliar dan terakhir adalah tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Rp652,58 miliar.

    Sementara dari sisi sektor non tol, PSN yang realisasi pendanaannya terbesar adalah Bendungan Bener Rp515,54 miliar, Bendungan Karian Rp326,89 miliar, Kereta Api Makassar-Parepare Rp324,01 miliar, Bendungan Kuningan Rp183,91 miliar, dan Bendungan Leuwikeris Rp164,33 miliar.

    Jika dilihat dari output pendanaan lahan LMAN terdapat 1.415 kilometer jalan pada 31 ruas proyek jalan yang telah beroperasi seperti JTTS sepanjang 593,11 kilometer pada delapan ruas jalan dengan realisasi Rp8,18 triliun.

    Kemudian Tol Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer yang diresmikan pada 20 Desember 2018 dengan realisasi pendanaan dari LMAN sebesar Rp5,48 triliun dan Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran sepanjang 14,19 kilometer dengan realisasi pendanaan Rp5,09 triliun.

    Sekaligus Tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 3,17 kilometer yang merupakan Seksi IA sudah beroperasi mulai 10 November 2020 dari total 26,2 kilometer dengan realisasi pendanaan Rp5,27 triliun.

    Tak hanya itu, terdapat sektor non jalan tol berupa Pelabuhan Patimban dan dua bendungan yang juga sudah beroperasi dengan rincian Pelabuhan Patimban Rp704 miliar, Bendungan Tapin Rp257 miliar dan Bendungan Napun Gate Rp25 miliar.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id