comscore

Pemerintah Tidak akan Ubah Sistem Devisa

Desi Angriani - 03 Februari 2017 18:01 WIB
Pemerintah Tidak akan Ubah Sistem Devisa
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (MI/PANCA SYURKANI)
medcom.id, Jakarta: Bank Indonesia (BI) tidak berencana untuk mengubah sistem devisa di Tanah Air. Dalam hal ini, Indonesia tetap akan menjalankan sistem devisa bebas sebagaimana tertera dalam Undang-Undang (UU) Lalu lintas Devisa.

"Kami menegaskan tak ada rencana mengubah sistem devisa," tegas Gubernur BI Agus Martowardojo, di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Gedung Djuanda, Jakarta, Jumat (3/2/2017).
Agus mengatakan, dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pihaknya sama sekali tak membahas rencana perubahan sistem devisa. Menurutnya, sistem tersebut masih layak digunakan di Tanah Air.

"Dalam rapat ini tidak dibahas perihal perubahan sistem devisa," tegas dia.

KSSK, kata Agus, hanya membahas kondisi stabilitas sistem keuangan di kuartal IV-2016, tinjauan outlook 2017, dan perkembangan penyusunan peraturan pelaksanaan UU PPKSK. Dalam rapat tersebut, KSSK memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan tetap terkendali pada 2017.

"Kondisi stabilitas sistem keuangan kuartal IV-2016 dalam kondisi normal dan kita yakin pertumbuhan ekonomi terkendali," tuturnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution tak menampik rencana untuk merevisi aturan devisa bebas yang diterapkan Indonesia seperti yang diindikasikan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Meski masih malu untuk menjelaskan, nyatanya Darmin tak mengelak ketika ditanya wacana tersebut sudah dibicarakan di tataran pemerintah. "Saya tidak bilang belum ada (pembicaraan soal ini),"  kata Darmin ditemui di JiExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu 19 Oktober 2016.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id