Sri Mulyani Sering Sakit Perut Dengar Janji Kampanye

    Eko Nordiansyah - 30 Januari 2020 19:51 WIB
    Sri Mulyani Sering Sakit Perut Dengar Janji Kampanye
    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. MI/Susanto.
    Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku sering sakit perut ketika mendengar janji-janji kampanye saat masa pemilihan umum (pemilu).  Apalagi dalam pemilihan presiden (pilpres) tahun lalu ketika para kandidat berlomba memberikan program terbaik kepada rakyat.

    "Nanti pihak mana menjanjikan apa, gratis apa, yang lain juga enggak mau kalah, menggratiskan yang lainnya. Saya jadi sering sakit perut," kata dia di Soehana Hall Energy Building, SCBD, Jakarta, Kamis, 30 Januari 2020.

    Meski begitu Sri Mulyani mengaku ini yang membuat pilpres menjadi menarik. Sayangnya janji saat kampanye harus membuatnya putar otak mengatur keuangan negara agar anggaran yang ada bisa mencukupi.

    "Itu waktu selesai election, billnya datenglah itu banyak banget. Dan itu harus reflecting dalam APBN," ungkap Sri Mulyani.

    Dirinya mencontohkan, salah satu janji kampanye Presiden Joko Widodo adalah kartu pra-kerja. Saat kampanye, Presiden Jokowi menjanjikan anggaran sebesar Rp10 triliun untuk dua juta peserta kartu pra-kerja.

    Pemerintah akhirnya benar-benar mengalokasikan anggaran kartu pra-kerja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun realisasi program ini masih menunggu kesiapan dari kementerian terkait.

    "Ini saya tanya 'Pak ini bagaimana caranya?' kemudian Pak Presiden bilang 'Sudah dipikirin nanti saja. Pokoknya kampanye dulu'. Akhirnya kita cepat cari supply demand-nya, untungnya crowdsourcing untuk ide itu cepat," pungkasnya.



    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id