Bank Indonesia Waspadai Brexit

    Annisa ayu artanti - 01 Februari 2020 18:39 WIB
    Bank Indonesia Waspadai Brexit
    Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani.
    Jakarta: Bank Indonesia masih mewaspadai dampak dari keluarnya Inggris dari Uni Eropa bagi perekonomian Tanah Air. Inggris resmi berpisah dengan Uni Eropa setelah 47 tahun menjadi anggota blok dari 28 negara tersebut.

    Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan hingga kini bank sentral masih belum bisa menyampaikan dampak negatif dari perpisahan Inggris dari Uni Eropa.

    "Kita mesti liat dulu enggak bisa langsung, Kita pantau dulu," kata Onny, di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu, 1 Februari 2020.

    Ia menjelaskan hubungan Indonesia dalam hal kerja sama dagang maupun pendanaan dengan Uni Eropa dan Inggris tidak sebesar Amerika Serikat dan Tiongkok. Hal itu  membuat pemerintah dan otoritas masih memantau dampak dari Brexit.

    "Jadi kita pantau enggak lebih dampaknya apa. yang lebih berdampak kan Tiongkok dan Amerika. Karena ekspor kita ke dua negara itu kan besar," jelasnya.

    Lebih lanjut, bank sentral dan pemerintah lebih mewaspadai sentimen dari merebaknya virus korona. Pasalnya, kemunculan dan penyebaran wabah mematikan ini  berdampak terhadap perekonomian global.


    "Sekarang kan yang terjadi sentimen virus korona. Kita lihat saja kita pantau. Jadi nggak berani terlalu dini juga ya.‎ Kan terjadinya baru tadi malam‎," pungkasnya.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id