LPEI Dapat Pendanaan Rp2,84 Triliun dari Korsel

    Eko Nordiansyah - 23 Desember 2020 13:38 WIB
    LPEI Dapat Pendanaan Rp2,84 Triliun dari Korsel
    Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mendapatkan kredit dari The Export-Import Bank of Korea (KEXIM).. Foto : LPEI.



    Jakarta: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank mendapatkan fasilitas kredit senilai USD200 juta atau sekitar Rp2,84 triliun dari  The Export-Import Bank of Korea (KEXIM). Fasilitas kredit Master Interbank Credit Facility Agreement ini memiliki tenor dua tahun.

    Direktur Pelaksana III LPEI Agus Windiarto mengatakan sinergi ini akan memperkuat kerja sama yang telah terjalin sebelumnya. Dukungan KEXIM terhadap LPEI pada masa pandemi, merupakan bukti dua lembaga tersebut mampu saling mendukung untuk bersama-sama bersinergi memulihkan ekonomi.






    "Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dukungan KEXIM dan berharap LPEI dapat semakin optimal dalam menjalankan mandatnya," kata dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 23 Desember 2020.

    Ia menambahkan kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat perkembangan perdagangan bilateral kedua negara. Selain itu, Agus juga berharap kerja sama ini lebih meningkatkan kemitraan antar Eximbank yang tergabung dalam Asian Exim Banks Forum (AEBF).

    "LPEI menyambut baik kesempatan berkolaborasi dengan Korea Eximbank setelah sebelumnya dengan China Eximbank bahkan selama masa-masa sulit ini, kerjasama ini meningkatkan kolaborasi kami di antara anggota Asian Exim Bank Forum (AEBF)," ungkap dia.

    Pada kesempatan tersebut, LPEI berharap dapat memenuhi kebutuhan para eksportir dan memungkinkan pengusaha untuk mengembangkan kapasitas bisnis. Pada akhirnya, kerja sama ini akan membantu meningkatkan ekspor nasional.

    Sementara, Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif LPEI, Daniel James Rompas mengatakan, LPEI terus memberikan dukungan kepada segmen UKM dan korporasi dalam negeri untuk bisa menembus pasar ekspor.

    "Dengan demikian, diharapkan peran yang saat ini diberikan kepada LPEI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dapat lebih ditingkatkan," ujar dia.

    James menekankan bahwa fasilitas pinjaman ini juga merupakan bentuk kepercayaan dari lembaga keuangan internasional kepada LPEI dalam mendapatkan akses pendanaan guna mendukung kegiatan perdagangan luar negeri.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id