comscore

Kinerja Sri Mulyani dan Satgas BLBI Dinilai Positif oleh Publik

Eko Nordiansyah - 10 Januari 2022 14:59 WIB
Kinerja Sri Mulyani dan Satgas BLBI Dinilai Positif oleh Publik
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati - - Foto: dok AFP
Jakarta: Kinerja Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) mendapat respons positif dari publik. Dalam survei Indikator Politik Indonesia, sebanyak 64,7 persen responden menyatakan setuju dengan Satgas BLBI.

Hal ini sebagaimana hasil survei Indikator bertajuk 'Pemulihan Ekonomi Pasca Covid, Pandemic Fatigue, dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024'. Survei pada periode 6-11 Desember 2021 ini diikuti sebanyak 1.220 orang responden yang tersebar di seluruh Indonesia dengan wawancara tatap muka.
"Sri Mulyani mendapat sorotan menarik karena dukungan setuju dari publik atas apa yang dia lakukan di Satgas BLBI. Sekitar 64 persen yang menyatakan dukungannya kepada Satgas BLBI," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam video conference, Senin, 10 Januari 2022.

Meski begitu, Burhanuddin mengatakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Satgas BLBI. Ini terlihat dari 85,9 persen responden yang menyatakan tidak tahu sementara hanya 14,1 persen yang tahu. Menurut dia, hal ini disebabkan masalah sosialisasi di masyarakat yang masih minim.

"Soal Satgas BLBI yang tahu lebih kecil, hanya 14 persen. Jadi banyak masyarakat yang enggak tahu apa yang dilakukan oleh pemerintah terkait pembentukan Satgas BLBI. Padahal pemerintah mengklaim dari Satgas BLBI sudah bisa mengembalikan Rp15 triliun aset yang sempat dibawa oleh obligor nakal dalam kasus BLBI," ungkapnya.

Satgas BLBI sebelumnya mencatat telah telah berhasil membukukan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kas negara sejumlah Rp313.945.930.844,50 atau sekitar Rp314 miliar. Tak hanya itu, Satgas juga berhasil menyita sekitar 1.312 hektare (ha) aset milik debitur dan obligor BLBI.

"Keseluruhan yang sekarang ini sudah disita oleh negara adalah 13.123.614.346 meter persegi atau tepatnya 1.312 hektare," kata Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD dalam video conference, Kamis, 23 Desember 2021.

Adapun uang sitaan BLBI berasal dari pencairan escrow account obligor Kaharudin Ongko di Bank Danamon dengan nilai sebesar Rp664.974.593,50 dan USD 7.637.606 (termasuk biad pengurusan Piutang Negara 10 persen), pembayaran obligor/debitur prioritas Satgas BLBI dengan nilai sebesar Rp172.619.040.001,00 (termasuk dengan biad pengurusan Piutang Negara 10 persen), dan penjualan Lelang aset jaminan dengan nilai sebesar Rp.30.781.330.000,00 (termasuk dengan biad pengurusan Piutang Negara 10 persen).

Sementara untuk aset baik aset properti eks BLBI maupun penyerahan barang jaminan dari obligor/debitur, aset yang berhasil dikuasai oleh Satgas seluas 8.329.412,346 m2 dengan rincian pemblokiran aset obligor Trijono Gondokusumo (sembilan bidang tanah dan saham di 24 perusahaan) dan Kaharudin Ongko (339 bidang tanah), permohonan balik nama sertifikat aset properti atas nama Pemerintah RI sejumlah 335 sertifikat dan perpanjang hak tanah atas aset properti kepada Kantor Pertanahan sejumlah 543 sertifikat.

Kemudian penguasaan fisik aset properti melalui pemasangan plang di lokasi seperti Tangerang, Kota Medan, Kabupaten Bogor, hingga Jakarta Selatan. Lalu penyitaan, pemasangan plang, dan penilaian dalam rangka lelang atas empat aset tanah yang merupakan barang jaminan PT Timor Putra Nasional. Penyerahan jaminan tanah debitur PT Lucky Star Navigation Corp, obligor Trijono Gondokusumo, serta obligor Santoso Sumali.

Selain itu, Satgas BLBI kembali melakukan upaya penyitaan aset jaminan Grup Texmaco atas 587 (lima ratus delapan puluh tujuh) bidang tanah yang berlokasi di lima daerah yaitu di Kabupaten Subang, Kabupaten Sukabumi, Kota Pekalongan, Kota Batu, dan Kota Padang dengan total luas seluruhnya 4.794.202 m2.

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id