comscore

Transisi Energi Hijau Jadi Kesempatan RI Tingkatkan PDB 3 Kali Lipat

Husen Miftahudin - 08 Februari 2022 16:07 WIB
Transisi Energi Hijau Jadi Kesempatan RI Tingkatkan PDB 3 Kali Lipat
Menteri Perdagangan M Lutfi. FOTO: dok Kemendag
Jakarta: Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengakui saat ini Indonesia kebanjiran investasi di tengah kampanye transisi energi hijau. Maklum, dunia kini tengah gembar-gembornya mengedepankan industri energi hijau sebagai upaya memitigasi perubahan iklim (climate change).

"Ini merupakan nilai tambah yang luar biasa dan ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk tiga kali lipatkan PDB per kapitanya dalam waktu yang singkat," ujar Lutfi, dalam Inagurasi Kelompok Kerja Perdagangan, Investasi, dan Industri G20 secara virtual, Selasa, 8 Februari 2022.
Lutfi menyebutkan investasi menjadi salah satu penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar, jauh di atas konsumsi pemerintah yang hanya berkisar antara delapan sampai sembilan persen.

Investasi bersama konsumsi masyarakat dan kegiatan ekonomi perdagangan serta perindustrian menjadi komponen terbesar dalam struktur PDB Indonesia. Totalnya mencapai 82 persen. "Jadi artinya (investasi di sektor) swasta ini juga menjadi sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi kita," tegas Lutfi.

Diakuinya Energi Baru Terbarukan (EBT) bukan hal yang mudah diimplementasikan. Namun Lutfi juga melihat EBT menjadi peluang bagi perekonomian Indonesia di tengah proses pemulihan akibat dampak pandemi covid-19.

"Bukan hanya menjadi hijau, tetapi karena ternyata teknologi ini berpindah dan mengharuskan supaya hijau. Kita ini kebanjiran investasi (hijau)," jelasnya.

Misalnya pada ore nikel, Indonesia kebanjiran investasi ini yang pada tiga sampai empat tahun terakhir mencapai lebih dari USD20 miliar. Dalam hal ini peran swasta menjadi sangat penting, karena dapat menciptakan hilirisasi industri dan penciptaan lapangan pekerjaan.

"Jadi ini merupakan suatu bagian yang sangat penting dan saling bahu membahu antara perdagangan, investasi, dan juga perindustrian," pungkas Lutfi.

 

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id