Presidensi G20 Indonesia Dorong Pemerataan Pemulihan Ekonomi Global

    Husen Miftahudin - 15 September 2021 17:40 WIB
    Presidensi G20 Indonesia Dorong Pemerataan Pemulihan Ekonomi Global
    Ilustrasi G20 summit - - Foto: dok AFP



    Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan Presidensi RI di G20 pada 2022 mendorong pemulihan ekonomi dunia yang merata, kuat dan berkelanjutan. Untuk menciptakan hal tersebut, Indonesia akan mengangkat sejumlah agenda prioritas di Jalur Keuangan.

    "Pertama, adalah bagaimana melindungi negara-negara berkembang dari efek limpahan yang ditimbulkan oleh normalisasi kebijakan di negara-negara maju," ungkap Perry dalam konferensi pers virtual, dikutip Rabu, 15 September 2021.

     



    Kedua, lanjutnya, bagaimana membantu berbagai sektor yang paling terdampak oleh pandemi melalui penguatan efisiensi dan produktivitas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

    Ketiga, prinsip-prinsip yang perlu menjadi acuan dalam pengembangan uang digital yang diterbitkan oleh bank sentral atau Central Bank Digital Currency. Keempat, bagaimana memperkuat sistem pembayaran untuk transaksi pembayaran lintas negara secara lebih cepat, murah, dan aman.

    Kelima, bagaimana mengembangkan sumber-sumber pembiayaan yang dapat mendukung upaya dunia dalam mengatasi perubahan iklim (sustainable finance) termasuk menangani risiko transisi menuju ekonomi rendah karbon.

    "Keenam, bagaimana mendorong perluasan inklusi keuangan melalui pemanfaatan digitalisasi ekonomi dan keuangan. Ketujuh, bagaimana mengembangkan sistem perpajakan internasional yang dapat mengoptimalkan pajak di era digital," jelas Perry.

    Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengharapkan Presidensi G20 Indonesia dapat berkontribusi dalam mendukung pemulihan ekonomi domestik, melalui rangkaian pertemuan secara kumulatif yang menghadirkan ribuan delegasi dari seluruh negara anggota dan berbagai lembaga internasional.

    Menurutnya, kehadiran para delegasi berpotensi memberi manfaat bagi perekonomian Indonesia, baik secara langsung seperti terhadap sektor jasa, perhotelan, transportasi, UMKM, dan sektor terkait lainnya. Sedangkan secara tidak langsung melalui dampak terhadap persepsi investor dan pelaku ekonomi.

    "G20 memiliki peranan yang sangat strategis di dalam membahas berbagai isu global yang dapat mengancam pertumbuhan dan perekonomian serta stabilitas ekonomi dan keuangan," pungkas Sri Mulyani.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id