Pemerintah Siap Kendalikan Pandemi Covid-19 dari Hulu hingga Hilir

    Husen Miftahudin - 15 September 2021 13:24 WIB
    Pemerintah Siap Kendalikan Pandemi Covid-19 dari Hulu hingga Hilir
    Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO: Kementerian Keuangan



    Jakarta: Pemerintah terus memperkuat pengendalian pandemi covid-19 dari sisi hulu hingga hilir guna memastikan pencegahan dan penanganan yang lebih efektif. Langkah tersebut dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus mematikan itu sekaligus menstimulasi upaya pemulihan ekonomi.

    Penguatan hulu dilakukan melalui akselerasi vaksinasi, peningkatan disiplin, protokol kesehatan, peningkatan jumlah testing, tracing, serta treatment, dan juga pengendalian mobilitas melalui pembatasan kegiatan masyarakat.

     



    "Di September ini pemerintah menargetkan dosis vaksinasi dapat ditingkatkan sebesar dua juta sampai 2,3 juta jiwa per hari sehingga dapat mendukung target vaksinasi sebesar 208 juta jiwa di akhir 2021," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam UOB Economic Outlook 2022 secara virtual, Rabu, 15 September 2021.

    Dari sisi hilir, Airlangga melanjutkan, pemerintah melakukan peningkatan fasilitas layanan kesehatan. Di saat yang sama pemerintah juga mendukung penanganan covid-19 dengan meningkatkan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) menjadi sebesar Rp744,77 triliun.

    Menurutnya, refocusing anggaran akan mendukung optimalisasi pelaksanaan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melalui peningkatan anggaran untuk berbagai perlindungan sosial seperti percepatan pencairan Bantuan Sosial Tunai, peningkatan jumlah penerima manfaat Kartu Sembako, melanjutkan program diskon listrik, hingga meningkatkan anggaran Kartu Prakerja dan Bantuan Subsidi Upah.

    "Keberlangsungan sektor usaha juga tetap menjadi fokus utama pemerintah, serangkaian insentif fiskal telah diberikan untuk mendongkrak kinerja sektor usaha. Per 20 Agustus ini program penempatan dana pemerintah di perbankan telah mendorong total penyaluran kredit sebesar Rp419,78 triliun yang berasal dari bank Himbara, bank syariah, dan BPD," urai Airlangga.

    Khusus untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), program penempatan dana pemerintah di perbankan telah berhasil menyalurkan 57,53 persen dari total penyaluran kredit. Selain itu pelaku UMKM juga diberikan dukungan tambahan melalui Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), perluasan penjaminan kredit, tambahan subsidi bunga baik Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun non-KUR, serta penambahan KUR 2021 menjadi Rp285 triliun.

    "Pemerintah baru saja me-launching Bantuan Langsung Tunai bagi pedagang kaki lima (PKL) dan warung, yang menyasar UMKM informal yang selama ini belum tersentuh dengan program-program yang ada," jelas dia.

    Di sisi lain, dukungan tambahan dalam menjaga daya beli juga diberikan melalui Kartu Prakerja. Adapun Kartu Prakerja telah diberikan kepada 2,7 juga penerima dengan total insentif sebesar Rp6,47 triliun hingga semester I-2021 di 514 kabupaten/kota.

    "Program Kartu Prakerja memberikan manfaat berupa upskilling dan reskilling sehingga dapat membantu peningkatan kesempatan kerja pascapandemi," tegas Airlangga.

    Melihat potensi risiko dan dampak meluasnya pandemi covid-19 yang dapat berlanjut hingga 2022, pemerintah melanjutkan program PEN dengan alokasi anggaran di 2022 sebanyak Rp321,2 triliun. Diharapkan, alokasi anggaran ini dapat menangani pandemi covid-19.

    "Sinergi fiskal dan moneter juga terus berlanjut di 2022 dengan penetapan SKB Menteri Keuangan dan Gubernur BI tahap ketiga terkait dengan skema burden sharing. Perpanjangan ini hingga akhir 2022 diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi penanganan covid-19 dan menjaga kesinambungan fiskal melalui pengurangan beban negara," pungkas Airlangga.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id