Kadin Indonesia Sambut Positif Formasi Kabinet Indonesia Maju - Medcom

    Kadin Indonesia Sambut Positif Formasi Kabinet Indonesia Maju

    Nia Deviyana - 23 Oktober 2019 11:43 WIB
    Kadin Indonesia Sambut Positif Formasi Kabinet Indonesia Maju
    Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani. FOTO: Medcom.id/Desi Angriani
    Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik formasi Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Kadin Indonesia menilai pilihan formasi tersebut harus didukung semua pihak demi kemajuan bangsa dan negara.

    "Kami mengapresiasi capaian pemerintahan selama ini dan menyambut baik susunan kabinet yang telah dipilih Presiden," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani, melalui keterangan resminya, di Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019.

    Sebagai mitra pemerintah, Kadin Indonesia akan bersinergi dengan kabinet baru mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai negara maju dengan pendapatan Rp320 juta per kapita di 2045.

    "Kami segenap jajaran Kadin Indonesia mengucapkan selamat kepada kabinet yang baru, semoga kabinet ini bisa membawa angin segar bagi dunia usaha dan perekonomian nasional," kata Rosan.

    Pihaknya berharap formasi kabinet yang baru dapat menjawab berbagai tantangan yang masih mewarnai perekonomian Indonesia seperti defisit neraca berjalan, defisit neraca perdagangan, defisit anggaran belanja, perizinan usaha, kemiskinan, efisiensi dan produktivitas hingga lapangan kerja.

    Terlebih lagi tantangan luar negeri mengenai ketidakpastian ekonomi global yang membuat ekspor Indonesia turun dan masih menekan perekonomian global. Dalam merespons perang dagang, misalnya, Indonesia dinilai belum cukup maksimal memanfaatkan peluang.

    "Para pelaku usaha global masih menunggu perkembangan perang dagang Tiongkok dan AS terkait kesepakatan damai dagang fase satu pada November nanti. Mengenai hal ini Indonesia juga masih belum bisa mengambil peluang terkait perang dagang dua negara, dan itu menjadi pekerjaan rumah pemerintah kita kedepannya," tukas Rosan.

    Begitu juga dengan kemudahan berusaha yang mana pemerintah menargetkan Indonesia menaikkan Ease of Doing Bussiness ke rangking 40 pada 2020.

    "Untuk merealisasikan itu kami mendukung presiden Jokowi melakukan pemangkasan birokrasi yang panjang dan deregulasi aturan. Sebab selama ini persoalan regulasi yang rumit dan birokrasi yang panjang telah menjadi beban dunia usaha," pungkas Rosan.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id